Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Haru, Ini Beasiswa PNM Jadi Jembatan Pendidikan Anak Nasabah Mekaar
Ismiatin Aningsih (tengah) salah satu nasabah PNM Mekaar. (dok. PNM)
  • Ismiatin Aningsih menerima beasiswa PNM untuk putrinya, Wafa' Shabrina Berlianti, setelah bangkit dari kegagalan usaha ayam broiler melalui bisnis katering yang didampingi PNM Mekaar.
  • Sejak bergabung pada 2024, Ismiatin memperoleh pembiayaan awal Rp2 juta dan pendampingan PNM Mekaar untuk mengembangkan usaha kateringnya, disertai peningkatan plafon pinjaman.
  • Wafa' berprestasi di kegiatan seni, PMR nasional, organisasi, dan semifinal Festival Inovasi serta Kewirausahaan Siswa Indonesia; PNM menegaskan beasiswa mendukung pendidikan anak nasabah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Wafa' Shabrina Berlianti menerima beasiswa dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai anak nasabah PNM Mekaar.
  • Who?
    Wafa', putri Ismiatin Aningsih, menjadi penerima beasiswa. Ismiatin merupakan nasabah PNM Mekaar yang menjalankan usaha katering, sementara PNM dipimpin Direktur Utama Kindaris.
  • Where?
    Informasi penerimaan beasiswa disampaikan di Jakarta. Wafa' juga mewakili Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dalam semifinal Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia.
  • When?
    Ismiatin mengenal program PNM Mekaar pada 2024. Waktu penyerahan beasiswa kepada Wafa' per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Beasiswa diberikan sebagai bagian dari komitmen PNM untuk mendukung pendidikan anak nasabah serta pemberdayaan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
  • How?
    Ismiatin membangun kembali usaha melalui pembiayaan dan pendampingan PNM Mekaar, dari plafon awal Rp2 juta untuk usaha katering. PNM kemudian memberikan beasiswa kepada putrinya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Ismiatin Aningsih tak kuasa menahan haru ketika nama putrinya, Wafa' Shabrina Berlianti, tercatat sebagai penerima beasiswa dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero). Bagi perempuan yang dua puluh tahun terakhir banting tulang menghidupi keluarganya, beasiswa itu terasa seperti jawaban atas doa yang selama ini ia simpan sendiri.

Perjalanan menuju momen itu tidak singkat. Sejak muda, Ismiatin membangun usaha ayam broiler dengan tangannya sendiri. Namun bisnis tidak selalu berjalan mulus. Badai pasang surut yang tak terduga membuat usahanya perlahan gulung tikar, modal terkuras habis, dan semangatnya nyaris padam. Di titik itu, menyerah terasa jadi pilihan paling masuk akal.

1. Titik balik Ismiatin

Beasiswa PNM bantu mimpi anak-anak nasabah Mekaar. (dok. PNM)

Titik balik datang pada 2024, saat Ismiatin mengenal program PNM Mekaar. Lewat pembiayaan dan pendampingan dari PNM, ia bangkit dan menata usahanya kembali dari nol, kali ini lewat bisnis katering. Dari plafon awal Rp2.000.000, usahanya kini berkembang diiringi dengan peningkatan plafon pinjaman.

"Saya hanya seorang ibu dengan usaha kecil, tapi PNM membuktikan bahwa anak kami juga berhak bermimpi besar," ujar Ismiatin.

2. PNM Mekaar menyambung mimpi

PNM Mekaar Bantu Perempuan Ultra Mikro Tumbuh dan Terbebas dari Jerat Rentenir (dok. PNM)

Kalimat itu bukan sekadar ucapan syukur. Di baliknya ada Wafa', sang anak, yang selama ini diam-diam menyaksikan bagaimana ibunya bangkit dari titik nol dan tetap tersenyum sepulang dari setiap pertemuan kelompok mingguan bersama nasabah PNM Mekaar lainnya. Dari sanalah ia belajar bahwa keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk berhenti bermimpi.

Pelajaran itu membuahkan hasil. Wafa' pernah tampil di Drama Kolosal Tulungagung, meraih gelar juara Palang Merah Remaja tingkat nasional, dan aktif dalam berbagai organisasi. Kini ia melangkah lebih jauh dengan berjuang di semifinal Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia mewakili Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, membawa jiwa pejuang yang ia warisi dari sang ibu.

"Terima kasih PNM, telah menjadi sayap bagi mimpi-mimpi saya untuk terbang lebih tinggi dan membahagiakan ibu," ungkap sang anak.

3. Pemberdayaan di PNM

PNM Mekaar Bantu Perempuan Ultra Mikro Tumbuh dan Terbebas dari Jerat Rentenir (dok. PNM)

Direktur Utama PNM, Kindaris, turut menyampaikan apresiasi atas capaian Wafa' dan berkomitmen memberi ruang tumbuh bukan hanya bagi usaha nasabah tapi juga masa depan anak mereka.

"Setiap usaha kecil yang kami dampingi menyimpan mimpi yang jauh lebih besar dari sekadar angka pembiayaan. Wafa' adalah bukti bahwa ketika seorang ibu diberi kesempatan untuk bangkit, ia tidak hanya menghidupi usahanya, tetapi juga membuka jalan bagi masa depan anaknya. Ini yang selalu kami jaga di PNM, bahwa pemberdayaan tidak berhenti pada satu generasi," ujar Kindaris.

Bagi PNM, beasiswa ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan, bahwa pemberdayaan ekonomi keluarga dan pendidikan anak nasabah adalah dua hal yang berjalan beriringan. (WEB)


#PNMuntukUMKM

#PNMPemberdayaanUMKM

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article