Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
ilustrasi 100 dolar AS (pexels.com/Engin Akyurt)
  • Rupiah dibuka melemah 53 poin atau 0,30 persen ke level Rp17.600 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 11 September 2026.
  • Mayoritas mata uang Asia ikut melemah, termasuk rupee India, peso Filipina, dolar Taiwan, ringgit Malaysia, baht Thailand, dan yen Jepang.
  • Analis memproyeksikan rupiah bergerak di rentang Rp17.500-Rp17.650 per dolar AS, tertekan penguatan dolar, kenaikan imbal hasil obligasi AS, serta harga minyak dunia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah pada level Rp17.600 per dolar AS pada perdagangan Jumat (11/9/2026)

Berdasarkan Bloomberg, rupiah melemah hingga 53 poin atau 0,30 persen dibandingkan penutupan kemarin.

  1. 1. Rincian pergerakan mata uang di Asia hari ini

    Mayoritas mata uang di Asia bergerak melemah, rinciannya:

    • Bath Thailand melemah 0,14 persen
    • Ringgit Malaysia melemah 0,20 persen
    • Rupee India melemah 0,36 persen
    • Pesso Filipina melemah 0,31 persen
    • Dolar Taiwan melemah 0,29 persen
    • Yen Jepang melemah 0,03 persen

  2. 2. Rupiah akan melemah hari ini

    Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak melemah terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini. Penguatan dolar AS terjadi di tengah kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) dan harga minyak dunia.

    "Kenaikan imbal hasil obligasi AS meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar AS sehingga berpotensi memberikan tekanan terhadap rupiah," jelasnya.

  3. 3. Laju rupiah diproyeksikan bergerak melemah hingga Rp17.650 per dolar AS sore ini

    Di sisi lain, harga minyak dunia kembali meningkat seiring kekhawatiran gangguan pasokan yang berpotensi berlangsung lebih lama. Kondisi tersebut turut meningkatkan sentimen negatif terhadap mata uang negara-negara berkembang, termasuk rupiah.

    "Dengan kondisi tersebut, rupiah diperkirakan bergerak melemah dalam perdagangan hari ini. Rupiah diproyeksikan berada dalam rentang Rp17.500 hingga Rp17.650 per dolar AS," jelasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More