ilustrasi bank (vecteezy.com/MUHAMMAD NUR)
Destry menjelaskan, melalui kebijakan likuiditas makroprudensial yang baru dirilis, BI tidak ingin perbankan terlalu banyak menempatkan dananya ke surat berharga.
"Dengan kita baru mengeluarkan kebijakan likuiditas makroprudensial yang tujuannya adalah bagaimana lebih mengelola atau me-manage kepemilikan bank terhadap surat-surat berharga, karena kita juga enggak mau bank terlalu banyak menempatkan alat likuidnya kepada surat surat berharga," tutur Destry.
BI berharap perbankan kembali ke fungsinya sebagai lembaga intermediasi antara sektor keuangan ke riil.
"Yang kami harapkan, bank itu harus kembali kepada fungsi awal, yaitu bagaimana dia menjadi lembaga intermediasi antara sektor keuangan kepada sektor riil. Mereka harus menyalurkan kreditnya," ujar Destry.