Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) masih mewaspadai kondisi suku bunga global yang bertahan tinggi dalam waktu lama atau higher for longer. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama BI dalam menentukan arah kebijakan moneter domestik.
Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, ketidakpastian global yang masih tinggi dapat memengaruhi perekonomian Indonesia. Karena itu, BI akan tetap mengutamakan stabilitas dalam menjalankan kebijakan pada tahap awal kepemimpinannya.
"Memang kita menghadapi situasi higher for longer. Artinya, ketidakpastian global itu masih sangat tinggi dan sedikit banyak akan mempengaruhi kita (Indonesia), sehingga stance di awal ini memang tetap akan fokus kepada stabilitas," ujar Destry usai dilantik di Gedung Mahkamah Agung, Rabu (2/9/2026).
