Biden Jadi Bahan Cacian Trump saat Bahas Ekonomi AS di WEF 2026

- Donald Trump melontarkan kalimat-kalimat kontroversial dalam pidato di World Economic Forum (WEF) 2026.
- Trump mengklaim Amerika Serikat (AS) meraih pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih baik daripada negara-negara di Eropa, serta mencaci Presiden ke-46 AS, Joe Biden.
- Trump menyebut Biden dan sekutunya menghancurkan perekonomian AS dengan program menuju energi hijau yang dia sebut pengantuk.
Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump melontarkan kalimat-kalimat kontroversial dalam pidato di World Economic Forum (WEF) 2026. Selain mengklaim Amerika Serikat (AS) meraih pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih baik daripada negara-negara di Eropa, cacian terhadap Presiden ke-46 AS, Joe Biden juga menjadi materi yang berulang kali diucap oleh Trump dalam pidatonya.
“Di bawah pemerintahan Biden, Amerika bermain dengan mimpi buruk inflasi, yang berarti pertumbuhan rendah dan inflasi tinggi. Resep untuk kesengsaraan, kegagalan, dan kemunduran,” ujar Trump.
Dia menyebut Biden dan sekutunya menghancurkan perekonomian AS. “Dan memberikan mungkin inflasi terburuk yang pernah terjadi di sejarah AS,” ujar Trump.
Trump mengklaim, dengan kembalinya dia ke Gedung Putih, inflasi di AS berhasil ditekan, dan pertumbuhan ekonomi AS pulih.
“Selama tiga bulan terakhir, inflasi inti hanya 1,6 persen. Sementara itu, pertumbuhan kuartal keempat diproyeksikan mencapai 5,4 persen, jauh lebih tinggi dari yang diprediksi oleh siapa pun selain saya dan beberapa orang lainnya,” ucap Trump.
Trump mengaku saat kembali ke Gedung Putih, dia mewarisi keadaan yang hancur. Salah satu hal yang menghancurkan AS menurutnya adalah program menuju energi hijau di bawah pemerintahan Joe Biden yang dia sebut pengantuk.
“Ini adalah jalan yang diambil pemerintahan di bawah sleepy Joe Biden dan pemerintahan negara-negara barat lainnya,” tutur Trump.














