Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Trump: Venezuela Bakal Raup Banyak Uang dalam 6 Bulan

Trump: Venezuela Bakal Raup Banyak Uang dalam 6 Bulan
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss. (dok. YouTube World Economic Forum)
Intinya sih...
  • Trump klaim kerja sama energi AS-Venezuela akan hasilkan uang lebih banyak dalam 6 bulan ke depan.
  • Produksi minyak AS naik 730.000 barel per hari, AS mendapatkan 50 juta barel dari Venezuela.
  • Venezuela diharapkan mendapat manfaat ekonomi dari kerja sama tersebut.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Venezuela akan menghasilkan lebih banyak uang dalam enam bulan ke depan, dibandingkan total pendapatan negara itu selama dua dekade terakhir, menyusul kerja sama energi dengan Amerika Serikat (AS).

Trump menyebut produksi minyak Amerika Serikat mengalami kenaikan signifikan, dan menyatakan AS telah memperoleh pasokan besar dari Venezuela.

“Produksi minyak AS naik 730.000 barel per hari. Dan minggu lalu, kami mendapatkan 50 juta barel dari Venezuela saja," kata dia dalam pidato di forum global World Economic Forum (WEF), Rabu (21/1/2026) malam waktu Indonesia.

Menurut Trump, Venezuela pernah menjadi negara yang kuat secara ekonomi, namun kebijakan yang buruk membuat negara tersebut terpuruk. Ia menyebut kerja sama energi saat ini sebagai bentuk bantuan yang pada akhirnya akan menguntungkan Caracas.

“Dan 50 juta barel itu kami akan membaginya dengan mereka, dan mereka akan menghasilkan lebih banyak uang dari pada yang pernah mereka hasilkan dalam waktu yang sangat lama," katanya.

Trump juga mengklaim kesepakatan tersebut melibatkan perusahaan-perusahaan minyak besar, dan menyebut situasi ini sebagai titik balik bagi Venezuela.

“Venezuela akan menghasilkan lebih banyak uang dalam enam bulan ke depan daripada yang mereka hasilkan dalam 20 tahun terakhir. Setiap perusahaan minyak besar datang bersama kami," ujar Trump.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in News

See More

PERSAGI Ingatkan Ancaman Gizi di Wilayah Bencana, Gencarkan Edukasi

21 Jan 2026, 22:52 WIBNews