Jakarta, IDN Times – Video seorang pelajar yang datang ke Kantor Cabang BNI Lubuk Pakam menggunakan ambulans dan troli pasien untuk mengurus administrasi Program Indonesia Pintar (PIP) viral di media sosial. Tayangan tersebut memicu perhatian publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai prosedur layanan aktivasi rekening PIP di BNI.
Menanggapi hal itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan klarifikasi. Perusahaan menegaskan bahwa kehadiran siswa dalam kondisi sakit ke kantor cabang bukan atas permintaan maupun arahan petugas bank.
Berikut penjelasan resmi BNI mengenai kronologi kejadian tersebut.
