Bos KAI Blak-blakan soal Biang Kerok KRL buatan INKA Ditarik

KAI menarik tujuh rangkaian KRL buatan INKA setelah insiden anjlok di Stasiun Jakarta Kota karena ditemukan komponen berpotensi mengalami kelelahan material dan mengganggu operasi.
KAI dan INKA telah menemukan solusi berupa peningkatan pada satu komponen. Empat rangkaian sudah beroperasi kembali, sementara perbaikan serta pelepasan rangkaian lain terus dilakukan.
Dari total pesanan 16 rangkaian KRL baru kepada INKA, sembilan rangkaian belum diterima KAI karena keterlambatan pengiriman yang telah melampaui satu tahun.
Jakarta, IDN Times - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Bobby Rasyidin buka-bukaan soal alasan menarik tujuh rangkaian KRL buatan PT INKA (Persero) dari armada yang dioperasikan.
KAI melalui KAI Commuter atau KCI sempat menarik tujuh rangkaian KRL buatan PT INKA usai insiden anjlok di jalur 9 Stasiun Jakarta Kota pada Jumat, (4/9/2026) lalu. Kemudian, dari tujuh rangkaian, sebanyak empat rangkaian sudah kembali dioperasikan pada Sabtu, (19/9) lalu.
Bobby mengatakan, penarikan dilakukan karena pihaknya mendeteksi potensi fatigue atau kelelahan material sehingga dapat mengganggu operasional kereta.
"Kami terpaksa me-recall tujuh unit trainset di INKA karena kami menemukan ketika melakukan pengecekan, itu ada komponen yang mempunyai potensi fatigue, yang mempunyai potensi untuk mengganggu operasional dari kereta ini," ujar Bobby dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (23/9/2026).
1. INKA lakukan pemeriksaan

Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Rabu (23/9/2026). (IDN Times/Vadhia Lidyana) Bobby mengatakan, PT INKA telah melakukan pemeriksaan atas tujuh rangkaian tersebut, dan telah menemukan solusinya.
"Kami sudah menemukan ada satu komponen yang memang kita harus tingkatkan. Alhamdulillah, kami sudah dengan PT INKA sudah memiliki solusinya," tutur Bobby.
2. Perbaikan masih dilakukan

KRL buatan PT INKA (Persero). (dok. KAI Commuter) Setelah empat rangkaian itu, PT INKA juga telah menyelesaikan perbaikan satu rangkaian sekitar 2-3 hari yang lalu. Kemudian, satu rangkaian telah dioperasikan kembali hari ini.
"Sudah satu trainset yang kita rilis untuk kembali beroperasi. Hari ini kita akan rilis satu trainset lagi yang sudah selesai melakukan perawatan," ucap Bobby.
3. INKA terlambat kirimkan KRL baru

PT Industri Kereta Api (INKA) melakukan pemeliharaan 31 rangkain kereta (trainset) LRT Jabodebek. (dok. LRT Jabodebek) Secara total, KAI memesan 16 rangkaian kereta baru ke PT INKA. Namun, sembilan rangkaian sisanya belum dikirimkan.
Bobby mengatakan, penyelesaian sembilan rangkaian kereta sisanya itu telah terlambat lebih dari satu tahun.
"Sembilan unitnya ini belum kita terima, jadi ada keterlambatan lebih dari satu tahun," kata Bobby.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















