Jakarta, IDN Times - Badan Anggaran (Banggar) meminta pemerintah menyiapkan peta jalan mitigasi utang untuk memastikan pengelolaannya tetap terkendali. Pasalnya, kenaikan utang dan beban bunga berpotensi menggerus ruang fiskal yang semestinya digunakan untuk membiayai program produktif.
Desakan tersebut disampaikan di tengah proyeksi beban bunga utang pemerintah yang mencapai Rp650,3 triliun pada 2027. Angka tersebut naik 11,7 persen dibandingkan outlook 2026 sebesar Rp582,2 triliun dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.
Ketua Banggar DPR Said Abdullah mengatakan pemerintah perlu menyiapkan strategi pengelolaan utang untuk menghadapi tingginya beban bunga.
“Marilah kita bersama mempersiapkan peta jalan mitigasi terhadap utang ke depan. Walaupun kami menyadari bahwa beban bunga utang yang besar,” kata Said dalam rapat kerja di Gedung DPR, Kamis (27/8/2026).
