ilustrasi proyek pembangunan (pexels.com/Erkan Avanoğlu)
Duta Besar China untuk Nigeria, Yu Dunhai, menjelaskan bahwa negaranya memberikan hibah sebesar 200 juta yuan atau setara Rp545,2 miliar demi memajukan ekonomi dan sosial Nigeria. Dana tersebut dialokasikan untuk mendanai program yang disebut sebagai proyek kecil tetapi indah. Menurut laporan media asal Nigeria, The Guardian, proyek ini dirancang dengan kebutuhan investasi yang terukur, mampu memberikan hasil cepat, serta memperbaiki taraf hidup masyarakat.
Yu menegaskan bahwa kucuran bantuan ini sepenuhnya menghormati kedaulatan serta otonomi strategis Nigeria tanpa ikatan apa pun. “Bantuan China sepenuhnya menghormati kedaulatan Nigeria dan selaras dengan tujuan pembangunan Nigeria sendiri. Tidak ada kondisi politik atau ikatan apa pun,” ujar Yu. Dia pun meyakini pemerintah Nigeria akan memanfaatkan dana hibah tersebut secara efektif guna mencapai sasaran pembangunan yang dituju.
Pemberian hibah ini merupakan langkah konkret untuk menjalankan kesepakatan pemimpin kedua negara dan hasil Konferensi Tingkat Tinggi Forum Kerja Sama China-Afrika di Beijing pada tahun lalu. Dana bantuan akan disalurkan pada usulan-usulan proyek yang disetujui bersama oleh kedua belah pihak. Pelaksanaan program ini ditujukan untuk merespons kebutuhan masyarakat di tingkat lokal.