Menteri-Menteri Merapat ke Istana, Tak Terlihat Kepala KSP Listyo Sigit

Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk rapat terbatas.
Danantara menyiapkan laporan keuangan BUMN, sementara BPI sedang diperiksa oleh BPK.
Data mencatat 1.269 kampung nelayan dalam tahap konstruksi dengan target pembangunan 1.360.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran menteri bidang ekonomi ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk menggelar rapat terbatas (ratas), Selasa (3/11/2026). Pertemuan mendadak ini difokuskan membahas percepatan agenda strategis perekonomian nasional, serta merespons dinamika isu ekonomi terkini.
Mereka yang hadir ke Istana ada Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri BUMN Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosal Roeslani, COO Danantara/Kepala BP BUMN Dony Oskaria.
Tampak juga Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggo serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan. Namun di Istana tidak terlihat Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Listyo biasanya hadir dalam beberapa rapat, terutama menyangkut karhutla.
"Kita rapat dulu seperti kemarin," ujar Suahasil.
1. Danantara mau laporan

Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria usai menghadiri Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, Kamis (8/10/2026). (IDN Times/Vadhia Lidyana) Dalam kesempatan itu, Dony Oskaria, mengatakan mau lapor ke Presiden Prabowo terkait laporan keuangan BUMN. Menurutnya, hasil laporan sudah selesai.
"Nanti juga kita akan laporkan laporan keuangan yang selalu ditanya-tanyakan. Segera juga, DIM (Danantara Investasi Manajemen) kali ini sudah, dari DAM (Danantara Aset Manajemen)-nya juga sudah selesai. DIM udah selesai. BPI (Badan Pengelola Investasi) kan sedang diperiksa oleh BPK, semua supaya jelas," kata Dony.
2. Jumlah kampung nelayan

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Rapat Koordinasi terkait Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Fasilitas Kelautan dan Perikanan Pascabencana Sumatra, di Jakarta, pada Rabu (21/10/2026) (IDN Times/Cantika Lutfiah) Sementara itu, Trenggono mengaku belum mengetahui agenda rapat apa yang akan dibahas bersama Presiden. Dia mengaku siap bila diminta data terkait kampung nelayan.
"Aku sih siap aja. Datanya siap. Jadi, kalau di dipanggil nanti urusan itu kan," kata Trenggono.
Dia mengatakan, jumlah kampung nelayan yang sudah dalam tahap kontruksi sebanyak 1.269.
3. Berapa target 2026?

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono bersama dengan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab Titiek Soeharto melakukan kunjungan kerja di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Kabupaten Bantul. (IDN Times/Daruwaskita) Trenggono mengatakan, target pembangunan kampung nelayan pada 22026 sebanayk 1.360.
"Target tahun ini kan 1.360. Nah jadi yang 100 sudah jadi, sudah beroperasi," imbuhnya.


















![[QUIZ] Dari Hobi Kak Ros Upin & Ipin, Ini Ide Bisnis yang Cocok buat Kamu](https://image.idntimes.com/post/20260605/1000015303_08eeceec-948c-41d5-b90f-1a0d319b372d.jpg)


