Korsel Ajukan Rekor Anggaran Rp11.151 Triliun dengan Fokus AI di 2027

- Pemerintah Korsel mengajukan anggaran 2027 sebesar 820,9 triliun won, naik 12,8 persen, dengan prioritas investasi AI, semikonduktor, pusat data, dan teknologi masa depan.
- Usulan juga mencakup Dana Tanggap Masa Depan 121,5 miliar dolar AS serta kenaikan anggaran pertahanan 8,2 persen untuk memperkuat kemandirian dan sistem militer berbasis AI.
- Ekonomi Korsel diproyeksikan tumbuh didorong ekspor semikonduktor, tetapi People Power Party menolak anggaran rekor karena khawatir terhadap beban utang nasional.
Jakarta, IDN Times - Pemerintah Korsel resmi meminta persetujuan parlemen atas rancangan anggaran belanja negara tahun 2027 senilai 820,9 triliun won atau setara Rp11.131,40 triliun (kurs Rp13,56) pada Senin (2/11/2026). Anggaran dengan rekor tertinggi tersebut diprioritaskan untuk investasi pada akal imitasi (AI), semikonduktor, dan teknologi berkembang lainnya demi mendorong pertumbuhan ekonomi.
Presiden Korsel Lee Jae Myung menyampaikan usulan belanja yang naik 12,8 persen dari tahun ini dalam pidatonya di hadapan Majelis Nasional. Pengajuan belanja negara tahun depan ini dilakukan di tengah ekspektasi peningkatan penerimaan pajak yang bersumber dari ledakan semikonduktor.
Table of Content
1. Alokasi investasi AI dan semikonduktor

ilustrasi industri semikonduktor (unsplash.com/Maxence Pira) Pemerintah Korsel telah mengajukan rancangan undang-undang anggaran belanja tersebut ke Majelis Nasional pada September dengan total belanja 820,9 triliun won. Dalam pidatonya, Lee menyatakan bahwa pengeluaran tersebut akan memperkuat daya saing teknologi negara dan memastikan manfaat ekonomi yang lebih luas.
Lee menegaskan, komitmen pemerintah untuk mengucurkan investasi berani pada sektor teknologi masa depan di hadapan anggota dewan.
"Guna mendongkrak potensi pertumbuhan, yang merupakan kekuatan fisik dasar ekonomi kita, (pemerintah) akan berinvestasi secara berani dalam AI dan mesin pertumbuhan masa depan," kata Lee seperti dikutip Yonhap News Agency.
Pemerintah Korsel mengalokasikan sekitar 16 miliar dolar AS atau setara Rp290,37 triliun (kurs Rp18.148) untuk AI, manufaktur semikonduktor, pusat data, dan proyek terkait. Seluruh alokasi dana tersebut difokuskan untuk memperkuat sektor-sektor industri yang menopang pertumbuhan ekonomi.
2. Kenaikan anggaran pertahanan dan dana tanggap masa depan

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung (이재명, CC BY 3.0, via Wikimedia Commons) Pemerintah Korsel turut mengusulkan pembentukan Dana Tanggap Masa Depan sebesar 121,5 miliar dolar AS atau setara Rp2.204,98 triliun. Fasilitas pendanaan ini diarahkan untuk mendukung generasi muda, industri berkembang, serta pembangunan daerah.
Pada sektor pertahanan, Lee mengusulkan kenaikan anggaran sebesar 8,2 persen menjadi sekitar 54,9 miliar dolar AS atau setara Rp996,33 triliun. Peningkatan belanja militer ini diajukan untuk meningkatkan kemandirian pertahanan dan mempercepat pengalihan kendali operasional masa perang dari Amerika Serikat.
Menurut laporan The Korea Herald, Lee menyebutkan bahwa Korsel akan mengakuisisi kapal selam bertenaga nuklir dan jet tempur KF-21. Selain mendatangkan armada pertahanan tersebut, Korsel juga akan mengembangkan berbagai sistem militer berbasis AI.
3. Proyeksi ekonomi nasional dan protes partai oposisi

Seoul, Korea Selatan (unsplash.com/Luke Paris) Perekonomian Korsel yang diperkirakan bernilai sekitar 2,25 triliun dolar AS atau setara Rp40.833 triliun pada 2026 diproyeksikan akan terus tumbuh. Bank of Korea memproyeksikan ekonomi negara itu tumbuh 3,3 persen pada tahun ini dan 2,9 persen pada 2027 dengan pendorong utama ekspor semikonduktor.
Rencana pengeluaran pemerintah ini mendapat penolakan dari para anggota parlemen kubu oposisi, People Power Party. Para wakil rakyat dari partai oposisi tersebut melancarkan protes terhadap usulan belanja rekor itu karena mencemaskan beban utang nasional.
Dalam pidatonya, Lee pun menyerukan dukungan lintas partai di Majelis Nasional demi meloloskan rancangan undang-undang anggaran belanja 2027. Dia mendesak para anggota legislatif untuk meloloskan anggaran tersebut sebelum tenggat undang-undang pada 2 Desember.
















![[QUIZ] Dari Hobi Kak Ros Upin & Ipin, Ini Ide Bisnis yang Cocok buat Kamu](https://image.idntimes.com/post/20260605/1000015303_08eeceec-948c-41d5-b90f-1a0d319b372d.jpg)





