Jakarta, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 masih ditopang oleh Pulau Jawa. Wilayah ini tetap menjadi kontributor terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,29 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, mengatakan secara spasial seluruh wilayah Indonesia masih mencatat pertumbuhan ekonomi positif. Namun, Pulau Jawa tetap mendominasi perekonomian nasional dengan kontribusi 56,47 persen terhadap PDB dan pertumbuhan ekonomi 5,65 persen.
"Kontribusi Pulau Jawa terhadap PDB masih paling tinggi, yaitu sebesar 56,47 persen," ujar Edy dikutip, Kamis (6/8/2026).
