Jakarta, IDN Times - Konflik di Timur Tengah yang kian memanas telah menimbulkan gangguan pada rantai pasokan global, di mana sektor energi, logistik, dan berbagai komoditas terkena imbas secara bersamaan. Namun, di tengah situasi tersebut, beberapa produk Indonesia berpotensi diuntungkan.
Peneliti Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet mengatakan, dalam situasi seperti ini, Indonesia berada di posisi yang cukup unik. Indonesia tidak terlibat langsung dalam konflik, namun Indonesia merupakan eksportir komoditas strategis yang dibutuhkan ketika pasokan dari kawasan Timur Tengah terganggu.
Menurutnya, ada beberapa produk Indonesia yang berpotensi diuntungkan dari konflik yang terjadi di Timur Tengah.
"Tapi saya perlu tekankan satu hal, semua ini adalah peluang, bukan jaminan. Indonesia memang bisa menikmati keuntungan jangka pendek dari kenaikan harga dan permintaan, tetapi tanpa kesiapan industri dan perbaikan logistik, manfaatnya bisa tidak maksimal," kata dia kepada IDN Times, Rabu (8/4/2026).
"Di saat yang sama, kita juga menghadapi risiko kenaikan beban fiskal karena subsidi energi dan meningkatnya biaya produksi dalam negeri," imbuhnya.
Berikut beberapa produk yang berpotensi diuntungkan di tengah konflik Timur Tengah:
