Sahamnya Serok Cuan di Akhir Pekan, Harta Prajogo Pangestu Nambah Rp48 T

Harta Prajogo Pangestu naik Rp48,09 triliun menjadi Rp292,15 triliun berkat lonjakan saham-saham miliknya di Bursa Efek Indonesia.
Tiga emiten utama Prajogo—BREN, PTRO, dan BRPT—masuk daftar top 5 gainers dengan kenaikan harga saham hingga lebih dari 24 persen.
Sebelumnya, tiga saham Prajogo yaitu BREN, TPIA, dan CUAN sempat didepak dari indeks MSCI yang menyebabkan penurunan kekayaannya sekitar Rp31,54 triliun.
Jakarta, IDN Times - Harta orang terkaya di Indonesia, Prajogo Pangestu bertambah 2,7 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp48,09 triliun berdasarkan data Real Time Billionaires yang dipublikasikan Forbes pada Jumat (29/5/2026).
Dengan kenaikan tersebut, harta kekayaan milik Prajogo kini tercatat sebesar 16,4 miliar dolar AS atau setara Rp292,15 triliun. Kekayaannya sempat tergerus imbas sejumlahnya sahamnya masuk daftar yang didepak Morgan Stanley Capital International (MSCI) beberapa waktu lalu.
1. Tiga emiten Prajogo masuk top 5 gainers

Kenaikan harta kekayaan Prajogo tidak lepas dari performa emiten miliknya di BEI. Tiga emiten Prajogo seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) masuk dalam top 5 gainers akhir pekan ini.
Sementara, emiten lain yang masuk dalam daftar top 5 gainers, yakni PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), dan PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN).
2. Performa emiten Prajogo

BREN merupakan perusahaan energi baru terbarukan andalah Prajogo dan juga anak usaha PT Barito Pacific Tbk (BRPT). Pada penutupan Jumat (29/5/2026), BREN ditutup menyentuh batas auto reject atas (ARA) 25 persen ke Rp3.300 per saham. Sedangkan PTRO melesat 24,87 persen ke Rp4.670 per saham, dan BRPT melonjak 24,76 persen ke level Rp1.940 per saham.
Sementara emiten milik Prajogo lainnya, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) terbang 24,75 persen ke Rp630 per saham, dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) naik 12,58 persen ke Rp850 per saham. Sedangkan yang terkoreksi hanya PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang anjlok 6,05 persen ke Rp1.785 per saham.
3. Tiga emiten Prajogo didepak dari indeks MSCI

Ada tiga emiten Prajogo yang didepak dari indeks MSCI, yakni BREN, TPIA, dan CUAN. Ketiga saham itu kompak melemah pada penutupan perdagangan bursa, Rabu (13/5/2026) atau usai pengumuman rebalancing oleh MSCI.
BREN anjlok 11,36 persen ke level Rp3.200 per saham, TPIA merosot 14,85 persen ke Rp4.300 per saham, dan CUAN melemah 10,05 persen ke Rp850 per saham. Terkoreksinya saham-saham tersebut membuat harta kekayaan Prajogo tergerus 1,8 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp31,54 triliun menjadi 18,6 miliar dolar AS atau setara Rp326 triliun.

















