China Tertibkan Perdagangan Saham Lintas Negara Tanpa Izin

- Pemerintah China menertibkan perdagangan saham lintas negara tanpa izin untuk membatasi arus modal keluar dan memperketat pengawasan investasi warga di bursa luar negeri.
- Langkah ini memicu penurunan tajam saham perusahaan China di bursa AS, termasuk Futu Holdings, UP Fintech, Alibaba, JD.com, dan PDD Holdings.
- Kebijakan tersebut membuat bank-bank besar di Hong Kong memperketat pembukaan rekening investasi bagi nasabah dari daratan China guna mencegah aliran dana ilegal.
Jakarta, IDN Times - Pemerintah China memulai langkah penertiban terhadap kegiatan perdagangan saham lintas negara yang beroperasi tanpa izin resmi pada Jumat (22/5/2026). Kebijakan ini diterapkan untuk membatasi jumlah modal yang keluar dari negara tersebut sekaligus memperketat pengawasan terhadap investasi warga China di bursa luar negeri.
Aturan baru ini turut memengaruhi pergerakan pasar keuangan secara global. Harga saham sejumlah perusahaan asal China yang tercatat di bursa Amerika Serikat (AS) terpantau turun setelah delapan lembaga pengawas China mengumumkan tindakan bersama terhadap perantara perdagangan saham (broker) daring yang beroperasi tanpa lisensi di daratan China.
1. China sasar broker daring yang layani investor dalam negeri
Komisi Regulasi Sekuritas China (CSRC) menyatakan bahwa broker seperti Futu Holdings, Tiger Brokers, dan Longbridge Securities telah menyediakan layanan perdagangan saham luar negeri tanpa izin resmi di daratan China. Pengawas menilai kegiatan tersebut melanggar aturan sekuritas dan mengganggu ketertiban pasar keuangan setempat.
Dalam pernyataannya, CSRC menegaskan, pemerintah akan mengambil alih keuntungan yang didapat tanpa izin tersebut dan memberikan sanksi tambahan kepada perusahaan yang melanggar. Pengawas juga memberikan masa peralihan selama dua tahun bagi broker untuk menghentikan layanan mereka.
Selama masa itu, investor hanya diperbolehkan menjual saham dan menarik dana, serta tidak diizinkan membeli aset baru.
"Aktivitas bisnis lintas negara tanpa izin seperti ini telah mengganggu pasar dan harus ditertibkan," kata CSRC, dilansir South China Morning Post.
2. Saham perusahaan China di Amerika Serikat mengalami penurunan
Pengumuman dari otoritas China tersebut memberikan tekanan pada saham perusahaan teknologi dan broker asal China yang diperdagangkan di AS. Saham Futu Holdings dan perusahaan induk Tiger Brokers, UP Fintech Holding, tercatat turun lebih dari 30 persen dalam perdagangan pra-pasar di bursa AS.
Penurunan harga saham juga dialami oleh beberapa perusahaan besar China lainnya, seperti Alibaba, JD.com, dan PDD Holdings. Indeks Nasdaq Golden Dragon China, yang memantau pergerakan saham perusahaan China di AS, ikut melemah seiring dengan kekhawatiran bahwa aturan baru ini akan membatasi aliran dana dari investor perorangan asal China.
"Ini merupakan kabar yang kurang menguntungkan bagi saham ADR China dan Golden Dragon Index apabila para investor menjual aset mereka secara bersamaan," kata Pendiri Dante Research, Chen Da.
3. Bank di Hong Kong perketat aturan pembukaan rekening investasi
Kebijakan pemerintah China ini juga berdampak langsung pada sektor perbankan di Hong Kong. Sejumlah bank besar seperti HSBC, Hang Seng Bank, dan Bank of China Hong Kong mulai memperketat proses pendaftaran rekening investasi bagi nasabah dari daratan China untuk mencegah pemindahan uang ke luar negeri melalui jalur yang tidak resmi. Beberapa bank kini meminta nasabah menandatangani surat pernyataan bahwa dana investasi mereka murni berasal dari luar wilayah China.
Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) dan pengawas pasar keuangan setempat telah menginstruksikan lembaga keuangan untuk memeriksa kelengkapan dokumen dan sumber dana dari investor baru dengan lebih teliti. Hal ini menyusul temuan dugaan penggunaan dokumen palsu untuk membuka rekening investasi lintas negara.
"Dalam waktu dekat, langkah ini dapat mengurangi tingginya kegiatan perdagangan dan spekulasi di Hong Kong," kata Direktur Penjualan Institusional UOB-Kay Hian di Hong Kong, Steven Leung.

















