Kereta api cepat Whoosh Jakarta Bandung (youtube.com/sekretariatpresiden)
PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) selaku konsorsium BUMN pada PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang mengelola Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) akan menghibahkan seluruh saham di KCIC kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
PSBI adalah konsorsium BUMN yang terdiri dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) atau PTPN VIII.
Dengan proses itu, maka posisi PSBI tak lagi diperlukan. PSBI sebelumnya memegang 60 persen saham di KCIC, dan 40 persen sisanya dikantongi oleh konsorsium China (Beijing Yawan HSR Co. Ltd).
“Iya (tidak diperlukan lagi), konsorsium kita kan. Iya, betul, dialihkan, dihibahkan,” kata Dony saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Dony mengatakan, dengan proses itu, maka persoalan BUMN di proyek Kereta Cepat bisa diselesaikan.
“Dialihkan dulu prosesnya, yang penting selesai. Pengin gak selesai Whoosh ini kan? Kan bagus,” tutur Dony.
Dony mengatakan, proses menghibahkan saham PSBI di KCIC ke Kemenkeu akan diselesaikan September mendatang.
“Iya, September,” ujar Dony.