Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI, Bos LPS: Paket Lengkap

- Anggito Abimanyu menyambut pencalonan tunggal Destry Damayanti sebagai Gubernur BI.
- Pengalaman Destry di LPS, Kemenkeu, dan BI dinilai menjadi latar belakang lengkap untuk memimpin bank sentral.
- Penetapan Gubernur BI definitif masih menunggu pembahasan komisi DPR dan rapat paripurna.
Jakarta, IDN Times - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menyambut pencalonan tunggal Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Menurutnya, Destry memiliki pengalaman di sejumlah lembaga yang berkaitan dengan sektor keuangan.
Anggito menyebut Destry pernah menjadi bagian dari LPS, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan BI. Pengalaman tersebut dinilai membuat Destry memiliki latar belakang yang lengkap untuk memimpin bank sentral.
"Ya Alhamdulillah lah ya, saya bersyukur akhirnya bisa segera disampaikan dan Bu Destry, Bu Destry itu kan pertama alumni LPS, ya kan? Yang kedua, dia pernah di Kementerian Keuangan, dia juga lama di Bank Indonesia, jadi seorang yang memiliki latar belakang lengkap, paket lengkap, ya," katanya di Gedung BPS, dikutip Selasa (11/8/2026).
1. LPS yakin koordinasi antarlembaga tak ada masalah

Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). (IDN Times/Triyan). Anggito meyakini kerja sama BI dengan Kemenkeu, LPS, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap berjalan baik jika Destry menjadi Gubernur BI definitif. Menurut dia, hubungan antarlembaga selama ini juga tidak menghadapi masalah.
"Jadi saya cukup yakin kerja sama dengan Kementerian Keuangan dengan LPS, OJK, tidak ada masalah dan selama ini juga enggak ada masalah," tuturnya.
2. Proses di DPR diharapkan berjalan lancar

Ilustrasi Gedung MPR/DPR/DPD RI. (IDN Times/Amir Faisol) Meski menyambut positif pencalonan Destry, Anggito mengingatkan proses penetapan Gubernur BI definitif belum selesai. Pencalonan Destry masih harus melalui pembahasan di komisi terkait di DPR dan dilanjutkan dengan rapat paripurna.
"Jadi mudah-mudahan kalau beliau lancar nanti ya. Ini kan kita enggak boleh mendahului ya, masih ada di komisi, masih ada di paripurna. Jadi mudah-mudahan lancar dan segera ditetapkan Gubernur Bank Indonesia definitif," ujar dia.
3. LPS serahkan arah kebijakan kepada KSSK

Konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin (3/8/2026). (IDN Times/Trio Hamdani) Terkait harapan terhadap kebijakan sektor keuangan di bawah kepemimpinan Destry, Anggito mengatakan hal tersebut akan dibahas dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Dia menilai kebijakan tidak bisa diterapkan dengan pendekatan yang sama pada setiap waktu.
"Ya tentu itu diskusi ya di KSSK. Kita lihat dinamikanya ya, karena kebijakan kan tidak bisa one size fits all ya, tidak bisa sekaligus kebijakan itu berlaku dalam setiap waktu dan setiap masa, tergantung pada situasi dan sebagainya," kata Anggito.



















