Jakarta, IDN Times - Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2019 masih stagnan di angka 5 persen. Menurut dia, hal itu didorong faktor musiman, seperti menguatnya konsumsi rumah tangga akibat perayaan Natal dan Tahun Baru.
"Realisasi belanja pemerintah pada akhir kuartal setiap tahun biasanya naik. Sementara itu, harga-harga komoditas utama seperti batu bara, minyak kelapa sawit, minyak mentah, karet dan nikel masih pada tingkat moderat, sehingga daya dorong sektor komoditas terhadap pertumbuhan ekonomi relatif masih lemah," kata Andry dalam keterangannya, Kamis (19/12).
