Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menanti Suku Bunga BI, Rupiah Melemah Tipis di Awal Perdagangan

Menanti Suku Bunga BI, Rupiah Melemah Tipis di Awal Perdagangan
ilustrasi rupiah menguat (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Rupiah terkoreksi 2 poin atau 0,01 persen ke Rp17.864 per dolar AS pada pukul 09.04 WIB.
  • Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah dunia disebut menekan mata uang lokal.
  • Investor menunggu hasil RDG BI sore ini, sementara rupiah diproyeksikan bergerak di Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah tercatat mengalami pelemahan tipis dan masih mencari arah pergerakannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam mengawali perdagangan Rabu (19/8/2026).

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.04 WIB, mata uang Garuda terpantau terkoreksi tipis sebesar dua poin atau 0,01 persen ke level Rp17.864 per dolar AS. Rupiah dibuka di level Rp17.859 per dolar AS, setelah pada penutupan sebelumnya berada di posisi Rp17.862 per dolar AS.

  1. 1. Isu Timur Tengah dan harga minyak masih bayangi pergerakan rupiah

    Pengamat pasar uang, Lukman Leong, menyatakan nilai tukar rupiah diperkirakan masih berpotensi mengalami pelemahan terhadap dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.

    Menurut penjelasannya, tekanan terhadap mata uang lokal tersebut dipicu oleh meningkatnya eskalasi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah serta tren kenaikan harga minyak mentah dunia.

    "Rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah terhadap dolar di tengah eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah dunia," kata Lukman.

  2. 2. Investor pilih wait and see menanti rapat dewan gubernur BI

    Meski berisiko tertekan, Lukman menilai potensi pelemahan mata uang rupiah kemungkinan bakal berlangsung terbatas. Hal ini disebabkan para pelaku pasar atau investor cenderung mengambil sikap wait and see alias memantau situasi terlebih dahulu.

    Investor menantikan rilis hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI), yaitu forum pengambil keputusan tertinggi BI terkait penetapan arah kebijakan moneter dan suku bunga acuan yang dijadwalkan berlangsung pada sore ini.

    "Perlemahan mungkin akan terbatas, dengan investor cenderung wait and see menantikan RDG BI sore ini," ujar Lukman.

  3. 3. Proyeksi pergerakan rupiah hari ini

    Pergerakan rupiah pada pagi ini berada dalam kisaran harian antara Rp17.857 hingga Rp17.866 per dolar AS. Sementara itu, pelemahan rupiah sejak awal tahun tercatat 7,10 persen, dengan rentang pergerakan 52 minggu berkisar di Rp16.227-Rp18.209 per dolar AS.

    Terkait dengan perkiraan nilai tukar sepanjang sesi perdagangan hari ini, Lukman memproyeksikan pergerakan mata uang rupiah akan berada pada rentang harian di kisaran Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More