Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Diluncurkan Sejak 1 Juli, Masih Ada 362 SPBU Belum Salurkan B50
Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)
  • Implementasi B50 sejak 1 Juli 2026 belum sepenuhnya berjalan di seluruh SPBU.
  • Sekitar 6.050 SPBU telah menyalurkan B50, sementara 362 SPBU masih bertransisi dari B40.
  • Penyaluran biodiesel sepanjang 2026 mencapai 10,69 juta KL hingga September.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Januari

Penyaluran biodiesel B40 mencapai 7,273 juta KL sejak Januari.

1 Juli 2026

Implementasi B50 mulai diberlakukan.

Juli

Penyaluran B50 mulai diterapkan dan mencapai sekitar 3,4 juta KL hingga 7 September 2026.

7 September 2026

Penyaluran B50 mencapai sekitar 3,4 juta KL.

Selasa (8/9/2026)

Eniya Listiani Dewi menyampaikan data penyaluran B50 dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI.

Desember 2026

Penyaluran biodiesel masih akan berlangsung hingga Desember 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Implementasi biodiesel 50 persen atau B50 belum sepenuhnya berjalan di seluruh SPBU.
  • Who?
    Direktur Jenderal EBTKE Eniya Listiani Dewi menyampaikan data Pertamina Patra Niaga mengenai penyaluran B50.
  • Where?
    Di stasiun pengisian bahan bakar umum dan titik serah biodiesel.
  • When?
    B50 mulai diberlakukan sejak 1 Juli 2026. Data penyaluran B50 tercatat hingga 7 September 2026.
  • Why?
    362 SPBU dan 28 terminal masih berada dalam masa transisi dari B40 ke B50.
  • How?
    Sekitar 6.050 SPBU dan 76 dari 104 titik serah telah menyalurkan B50.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

B50 mulai dipakai sejak 1 Juli 2026. Bu Eniya bilang 6.050 SPBU sudah menyalurkannya, tetapi 362 SPBU masih berganti dari B40. Di titik serah, 76 dari 104 lokasi sudah menyalurkan B50. Biodiesel yang disalurkan sampai September mencapai 10,69 juta KL.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penyaluran B50 telah menjangkau 6.050 SPBU, sementara 76 dari 104 titik serah juga sudah menyalurkannya. Data penyaluran biodiesel hingga September mencapai 10,69 juta KL. Ketersediaan FAME yang diperkirakan 16,8 juta hingga 18 juta KL menjadi dasar pemenuhan kebutuhan sampai Desember 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Implementasi biodiesel 50 persen atau B50 yang mulai diberlakukan sejak 1 Juli 2026 belum sepenuhnya berjalan di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi menyebut masih ada 362 SPBU yang berada dalam masa transisi dari B40 ke B50. Eniya mengatakan berdasarkan data Pertamina Patra Niaga, sekitar 6.050 SPBU sudah menyalurkan B50.

"Menurut data dari Pertamina Patra Niaga ini sudah ada 94 persen dan yang sudah menyalurkan sekitar 6.050 lokasi, 362 masih dalam masa transisi. Jadi ini 90 persen sudah menyalurkan B50," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI, Selasa (8/9/2026).

1. 76 titik serah sudah salurkan B50

ilustrasi BBM B50 (esdm.go.id)

Pada tingkat titik serah, penyaluran B50 juga masih dalam proses peralihan dari B40. Dari total 104 titik serah, sebanyak 76 lokasi sudah menyalurkan B50. Dengan demikian, masih terdapat 28 terminal yang belum sepenuhnya beralih ke B50 dan masih berada dalam masa transisi dari B40.

"Kami ingin melaporkan bahwa status penyaluran B50 saat ini per minggu ini, ini dari 104 total titik serah, saat ini 76 lokasi titik serah sudah menyalurkan B50. Tersisa 28 terminal dalam masa transisi dari B40 ke B50," ujar Eniya.

2. Biodiesel tersalurkan 10,69 juta KL

Peluncuran B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)

Total biodiesel yang telah disalurkan sepanjang 2026 mencapai 10,69 juta kiloliter (KL) hingga September. Penyaluran tersebut terdiri dari biodiesel B40 sebesar 7,273 juta KL sejak Januari. Setelah B50 mulai diterapkan pada Juli, penyalurannya mencapai sekitar 3,4 juta KL hingga 7 September 2026.

"Dari capaian biodiesel untuk serapan, kami mengakumulasikan data per September ini, ini sudah disalurkan 10,69 juta kiloliter telah tersalurkan," tuturnya.

3. Ketersediaan FAME diperkirakan hingga 18 Juta KL

Doc: Kementerian ESDM/Uji coba B50 pada kendaraan

Eniya mengatakan penyaluran biodiesel masih akan berlangsung hingga Desember 2026. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, ketersediaan FAME dari badan usaha bahan bakar nabati diperkirakan berada di kisaran 16,8 juta kiloliter (KL) hingga 18 juta KL.

"Kita masih melihat targetnya ketersediaan FAME yang bisa dipenuhi oleh badan usaha bahan bakar nabati itu antara 16,8 juta kiloliter sampai dengan 18 juta kiloliter," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article