Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ekonomi RI Kuartal I 2026 Tembus 5,61 Persen

Ekonomi RI Kuartal I 2026 Tembus 5,61 Persen
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers BPS, Selasa (5/5/2026). (IDN Times/Triyan)
  • BPS mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan pada kuartal I 2026 dibanding periode sama tahun sebelumnya.
  • Secara kuartalan, ekonomi mengalami kontraksi 0,77 persen dengan nilai PDB atas harga berlaku Rp6.187,2 triliun dan harga konstan Rp3.447,7 triliun.
  • Hampir semua sektor usaha tumbuh positif kecuali pertambangan serta pengadaan listrik dan gas; lima sektor utama menyumbang 63,52 persen dari total PDB.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,61 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Meski begitu, secara kuartalan (q-to-q), ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sebesar 0,77 persen.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan, berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) kuartal I 2026, nilai atas harga berlaku mencapai Rp6.187,2 triliun, sedangkan atas harga konstan sebesar Rp3.447,7 triliun.

"Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 tercatat 5,61 persen year on year," ungkap Amalia dalam konferensi pers BPS, Selasa (5/5/2026).

Dari sisi lapangan usaha, hampir seluruh sektor tumbuh positif secara tahunan, kecuali pertambangan, pengadaan listrik, dan gas. Lima lapangan usaha utama yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB adalah:

Pengolahan

Perdagangan

Pertanian

Konstruksi

Pertambangan

"Kelima sektor ini menyumbang 63,52 persen dari total PDB," tegas Amalia.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More