Potret Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. (dok. EMAS)
Pengembangan fasilitas pengolahan CIL berkapasitas 12 juta ton per tahun menjadi salah satu pendorong pertumbuhan utama EMAS.
Fasilitas yang melengkapi operasi heap leach itu diperkirakan meningkatkan perolehan emas dari sekitar 80 persen menjadi lebih dari 90 persen, serta dirancang untuk dapat dikembangkan hingga 24 juta ton per tahun.
Pembangunan fasilitas CIL terus berjalan sesuai rencana. Persiapan lahan semakin maju, dengan pengecoran beton pertama ditargetkan pada awal kuartal IV-2026.
Infrastruktur pendukung juga dibangun secara paralel, termasuk fasilitas tailings (limbah sisa pengolahan) dan tambahan pasokan listrik bersama PLN untuk mendukung peningkatan kapasitas operasi Tambang Emas Pani.
“Dengan pembangunan fasilitas utama dan infrastruktur pendukung yang berjalan sesuai rencana, EMAS tetap fokus mengembangkan Pani menjadi tambang emas berskala besar dan berumur panjang,” kata Boyke P. Abidin.