Jakarta, IDN Times - Nilai ekspor otomotif Korea Selatan (Korsel) mengalami penurunan sebesar 5,5 persen secara tahunan pada September 2026. Penurunan nilai pengiriman ke luar negeri ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah dan berkurangnya ekspor mobil bekas akibat pengetatan regulasi di pasar-pasar ekspor utama.
Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, Industri, dan Sumber Daya Korsel yang dirilis pada Senin (19/10/2026), total nilai ekspor otomotif mencapai 6,05 miliar dolar AS atau setara Rp109,13 triliun. Nilai tersebut tercatat lebih rendah dibandingkan capaian pada September tahun sebelumnya yang mencapai 6,4 miliar dolar AS atau setara Rp115,44 triliun.
