Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mengenal QRIS Pocket, Inovasi Pembayaran Digital yang Praktis

5 min read
Mengenal QRIS Pocket, Inovasi Pembayaran Digital yang Praktis
QRIS Pocket (youtube.com/Netzme TV Official)
  • QRIS Pocket adalah perangkat pembayaran portabel dari Netzme yang memungkinkan petugas menerima transaksi nontunai langsung di lokasi, tanpa bergantung pada meja kasir.
  • Perangkat ini mendukung QRIS MPM, QRIS TAP berbasis NFC, dan QRIS CPM; ketersediaan metode bergantung pada fitur aktif serta kompatibilitas perangkat dan aplikasi.
  • Penerapan awal pembayaran parkir di Surakarta melibatkan 85 unit pada empat ruas jalan, hasil kolaborasi Netzme, Bank Indonesia Solo, Pemkot, dan Dinas Perhubungan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perkembangan teknologi finansial membuat pembayaran digital semakin mudah diterapkan dalam berbagai aktivitas masyarakat. Jika sebelumnya transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) lebih sering dijumpai di toko, restoran, atau pusat perbelanjaan, kini penggunaannya mulai merambah layanan yang membutuhkan mobilitas tinggi. Salah satu inovasi yang mendukung perubahan tersebut adalah QRIS Pocket, perangkat pembayaran portabel yang dikembangkan oleh PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme).

Kehadiran perangkat ini memungkinkan petugas menerima pembayaran langsung di lokasi tanpa harus bergantung pada meja kasir. QRIS Pocket juga mendukung beberapa metode transaksi sehingga memberikan alternatif pembayaran sesuai dengan fitur dan perangkat yang tersedia. Lantas, apa saja keunggulan, metode penggunaan, dan penerapan QRIS Pocket dalam mendukung transaksi digital di Indonesia?

  1. 1. QRIS Pocket mudahkan penerimaan pembayaran di berbagai lokasi

    QRIS Pocket
    QRIS Pocket (youtube.com/Netzme TV Official)

    QRIS Pocket merupakan perangkat pembayaran digital berukuran ringkas yang dirancang untuk menunjang transaksi secara langsung di lapangan. Berbeda dengan perangkat pembayaran yang umumnya ditempatkan secara permanen di meja kasir, alat ini dapat dibawa oleh petugas saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Konsep tersebut membuat penerimaan pembayaran menjadi lebih fleksibel, terutama untuk aktivitas yang tidak memiliki lokasi transaksi tetap.

    Perangkat ini dikembangkan untuk membantu pelaku usaha dan penyedia layanan menerima pembayaran nontunai dengan lebih praktis. Salah satu karakteristik utamanya adalah portabilitas, sehingga petugas dapat menyesuaikan penggunaan perangkat dengan kebutuhan operasional di lapangan. Meski begitu, metode transaksi yang tersedia tetap bergantung pada fitur yang diaktifkan serta kompatibilitas perangkat dan aplikasi pembayaran yang digunakan.

  2. 2. Tiga metode transaksi QRIS memberikan pilihan pembayaran yang fleksibel

    QRIS Pocket
    QRIS Pocket (youtube.com/Netzme TV Official)

    Salah satu hal yang menarik dari QRIS Pocket adalah dukungannya terhadap beberapa metode pembayaran berbasis QRIS. Setiap metode memiliki mekanisme berbeda, mulai dari memindai kode QR hingga memanfaatkan teknologi komunikasi nirkabel jarak dekat. Dengan pilihan tersebut, proses pembayaran dapat disesuaikan dengan kemampuan perangkat milik pembayar maupun penerima dana.

    Berikut tiga metode pembayaran yang didukung QRIS Pocket sesuai dengan fitur yang tersedia:

    • QRIS MPM (Merchant Presented Mode): Petugas menampilkan kode QR melalui perangkat, kemudian pelanggan memindainya menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS.
    • QRIS TAP berbasis NFC: Pelanggan melakukan transaksi dengan mendekatkan atau mengetukkan perangkat yang kompatibel dengan teknologi Near Field Communication (NFC) pada perangkat penerima pembayaran.
    • QRIS CPM (Customer Presented Mode): Pelanggan menampilkan kode QR pembayaran dari aplikasi yang digunakan, lalu petugas memindainya menggunakan perangkat penerima pembayaran.

    Ketiga metode tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat yang memiliki perangkat dan aplikasi pembayaran berbeda. Namun, ketersediaan setiap metode tidak selalu sama karena bergantung pada dukungan teknologi serta fitur yang diaktifkan pada perangkat. Oleh karena itu, pengguna perlu memastikan metode pembayaran yang tersedia sebelum melakukan transaksi agar prosesnya berjalan lancar.

  3. 3. Pembayaran parkir menjadi salah satu pemanfaatan QRIS Pocket

    QRIS Pocket
    QRIS Pocket (youtube.com/Netzme TV Official)

    Layanan parkir merupakan salah satu sektor yang berpotensi merasakan manfaat dari penggunaan perangkat pembayaran portabel. Aktivitas ini berlangsung di ruang terbuka dan melibatkan petugas yang harus melayani pengguna kendaraan secara langsung. Dengan QRIS Pocket, juru parkir dapat membawa perangkat untuk menerima pembayaran digital tanpa harus mengarahkan pelanggan ke tempat pembayaran tertentu.

    Bagi masyarakat, kehadiran perangkat tersebut memberikan pilihan untuk membayar biaya parkir tanpa menggunakan uang tunai. Sementara itu, transaksi digital berpotensi membantu pencatatan pembayaran agar lebih mudah dikelola oleh pihak terkait. Meski demikian, pembayaran tunai tetap dapat digunakan sebagai alternatif sehingga masyarakat tidak harus bergantung sepenuhnya pada metode digital.

    Penerapan perangkat ini juga memperlihatkan bahwa digitalisasi pembayaran tidak hanya relevan bagi bisnis yang beroperasi di dalam gedung. Layanan yang berlangsung di jalan raya atau lokasi dengan mobilitas tinggi pun dapat memanfaatkan teknologi serupa sesuai kebutuhan operasionalnya. Dengan pendekatan tersebut, penggunaan QRIS berpeluang menjangkau lebih banyak aktivitas sehari-hari.

  4. 4. Kota Surakarta menjadi lokasi awal penerapan QRIS Pocket untuk parkir

    QRIS Pocket
    QRIS Pocket (youtube.com/Netzme TV Official)

    Pemanfaatan QRIS Pocket untuk pembayaran parkir mulai diterapkan di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Program tersebut melibatkan Netzme bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo, Pemerintah Kota Surakarta, dan Dinas Perhubungan Kota Surakarta. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung digitalisasi pembayaran sekaligus memperbaiki pengelolaan transaksi dalam layanan perparkiran.

    Pada tahap awal, sebanyak 85 unit QRIS Pocket digunakan oleh juru parkir yang bertugas di empat ruas jalan di Kota Surakarta. Lokasi penerapan tersebut mencakup Jalan Slamet Riyadi, Jalan Gatot Subroto, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Dr. Rajiman. Penggunaan perangkat di sejumlah titik tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan pembayaran digital dalam kegiatan parkir yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

    Implementasi ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama antara penyedia teknologi, pemerintah daerah, dan lembaga terkait dalam mendorong adopsi pembayaran digital. Keberhasilan penerapannya tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan perangkat, tetapi juga oleh kesiapan petugas dan penerimaan masyarakat. Karena itu, evaluasi pelaksanaan di lapangan menjadi bagian penting untuk melihat bagaimana teknologi tersebut dapat mendukung tata kelola parkir secara berkelanjutan.

  5. 5. QRIS Pocket membuka peluang perluasan transaksi digital di sektor layanan

    QRIS Pocket
    QRIS Pocket (youtube.com/Netzme TV Official)

    Kehadiran QRIS Pocket memperlihatkan bahwa inovasi pembayaran digital dapat dikembangkan mengikuti karakteristik pekerjaan dan kebutuhan pengguna. Perangkat yang bisa dibawa langsung ke lokasi pelayanan memberikan fleksibilitas bagi petugas dalam menerima pembayaran. Selain itu, pencatatan transaksi secara digital berpotensi membantu proses pengelolaan pembayaran menjadi lebih terstruktur.

    Meski demikian, penerapan QRIS Pocket perlu disesuaikan dengan kondisi operasional setiap layanan. Ketersediaan jaringan, kompatibilitas perangkat, fitur pembayaran yang aktif, serta pemahaman petugas menjadi beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Pengguna juga sebaiknya memastikan transaksi berhasil sebelum meninggalkan lokasi pembayaran agar tidak terjadi kesalahpahaman.

    Di luar layanan parkir, konsep perangkat pembayaran portabel berpotensi dimanfaatkan pada aktivitas lain yang membutuhkan penerimaan pembayaran secara langsung. Namun, penerapan QRIS Pocket pada sektor tertentu tetap perlu mengikuti dukungan teknis dan ketentuan layanan yang berlaku. Jika diimplementasikan secara tepat, perangkat ini dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperluas penggunaan pembayaran digital dalam kegiatan masyarakat.

    QRIS Pocket menjadi contoh adaptasi teknologi pembayaran yang dirancang untuk menjawab kebutuhan transaksi di lokasi dengan mobilitas tinggi. Dukungan beberapa metode QRIS dan penerapannya pada layanan parkir Surakarta memperlihatkan peluang pemanfaatan perangkat ini dalam mendukung digitalisasi pembayaran. Ke depannya, pengembangan dan penerapan yang sesuai kebutuhan dapat membantu membuat transaksi nontunai semakin praktis bagi masyarakat maupun penyedia layanan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More