Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ekspor Sawit-Batu Bara Hanya Lewat BUMN, Prabowo: Bukan Kebijakan Aneh
Rapat paripurna Presiden Prabowo di DPR RI. (Youtube.com/DPR RI)
  • Presiden Prabowo menegaskan kebijakan ekspor SDA hanya lewat BUMN bukan hal aneh, karena sudah diterapkan di banyak negara seperti Arab Saudi, Rusia, dan Malaysia.
  • Kebijakan ini akan dijalankan bertahap mulai dari ekspor minyak sawit, batu bara, hingga paduan besi untuk memastikan kendali negara atas sumber daya alam.
  • Prabowo menilai langkah ini penting agar Indonesia bisa mandiri dan tidak lagi menjadi korban perlakuan tidak adil dalam pengelolaan kekayaan alamnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
20 Mei 2026

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kebijakan ekspor sumber daya alam hanya melalui BUMN bukan hal aneh. Ia menjelaskan hal itu usai membacakan KEM dan PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna ke-19 masa persidangan V tahun sidang 2025–2026 di Gedung DPR RI.

20 Mei 2026

Prabowo menegaskan implementasi kebijakan akan dilakukan bertahap, dimulai dari ekspor minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi. Ia juga mencontohkan negara-negara lain yang sukses menerapkan model serupa untuk kesejahteraan rakyatnya.

kini

Pemerintah tengah mempersiapkan penerapan kebijakan ekspor SDA melalui BUMN secara bertahap sesuai arahan Presiden Prabowo.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah akan menerapkan kebijakan ekspor sumber daya alam, seperti sawit dan batu bara, hanya melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sesuai Peraturan Pemerintah yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kebijakan tersebut dalam rapat paripurna DPR RI setelah membacakan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Gedung DPR RI, Jakarta, dalam rapat paripurna ke-19 masa persidangan V tahun sidang 2025–2026.
  • When?
    Kebijakan diumumkan pada Rabu, 20 Mei 2026, bersamaan dengan penyampaian KEM dan PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027.
  • Why?
    Kebijakan ini dimaksudkan agar pengelolaan dan penjualan sumber daya alam dilakukan secara mandiri oleh negara demi kemakmuran rakyat serta meniru praktik sukses sejumlah negara lain.
  • How?
    Penerapan akan dilakukan bertahap dimulai dari ekspor minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi melalui BUMN sebagai pelaksana utama kegiatan ekspor tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Prabowo bilang sekarang kalau mau jual sawit dan batu bara ke luar negeri harus lewat BUMN. Katanya itu bukan hal aneh karena banyak negara lain juga begitu. Ia mau Indonesia bisa atur sendiri barangnya dan harganya. Sekarang aturan itu baru mulai dibuat sedikit demi sedikit supaya rakyat bisa hidup lebih baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan Presiden Prabowo menyoroti semangat kemandirian nasional melalui kebijakan ekspor SDA lewat BUMN, yang dipandang sebagai langkah rasional dan sejalan dengan praktik negara lain. Dengan pendekatan bertahap, kebijakan ini mencerminkan tekad untuk mengelola kekayaan alam secara lebih adil dan berdaulat demi kesejahteraan masyarakat serta penguatan posisi Indonesia di panggung ekonomi global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto memastikan Peraturan Pemerintah (PP) yang hanya mengizinkan ekspor sumber daya alam (SDA) melalui BUMN bukanlah kebijakan aneh.

Dia mengatakan, kebijakan itu sudah diterapkan di banyak negara, seperti Arab Saudi, Qatar, Rusia, Al Jazair, Kuwait, Maroko, Ghana, Malaysia, dan Vietnam.

Hal itu dia katakan usai membacakan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027, dalam rapat paripurna ke-19 masa persidangan V Tahun sidang 2025-2026.

“Ini adalah praktik yang sudah dilakukan banyak negara, ini adalah kebijakan akal sehat. Sumber daya alam milik kita. Kita yang harus menentukan ke mana sumber daya alam ini dijual. Kita harus menentukan berapa harga yang layak,” ucap Prabowo di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Untuk implementasinya akan bertahap, dimulai dari ekspor minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi (ferrous alloy).

Menurut Prabowo, negara-negara yang sudah melaksanakan kebijakan itu, yaitu seluruh ekspor SDA dilakukan melalui negara sukses memberikan sarana dan prasarana yang baik untuk kesejahteraan masyarakatnya.

“Mereka berhasil menyelenggarakan pendidikan yang terbaik, yang tidak kalah dengan pendidikan negara-negara industri maju. Mereka punya layanan kesehatan juga yang baik, infrastruktur yang terbaik, sovereign wealth fund kelas dunia. Kita tidak boleh malu belajar dari negara-negara yang sudah lama mampu memanfaatkan SDA mereka untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat mereka,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, Indonesia tak mau selalu menjadi korban, dan harus berdiri di kaki sendiri.

“Kita tidak mau selalu menjadi korban, dan selalu harus terima perlakuan tidak adil terhadap bangsa kita. Cukup sudah saya katakan di sini. Indonesia sekarang berdiri! Di atas kaki kita sendiri,” kata Prabowo dengan lantang di hadapan peserta sidang.

Editorial Team