Jakarta, IDN Times - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) optimistis target penerimaan pajak tahun 2026 dapat tercapai, meskipun lembaga pemeringkat global Fitch Ratings menyoroti prospek penerimaan negara Indonesia. Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menyebut kinerja penerimaan pajak pada awal tahun menunjukkan tren yang kuat.
Pada Januari 2026, penerimaan pajak bersih (net revenue) tercatat tumbuh 30,6 persen secara tahunan (year on year/yoy). Sementara itu, penerimaan pajak bruto meningkat 7 persen yoy dibandingkan Januari tahun lalu.
Tren positif tersebut berlanjut pada Februari. Penerimaan bersih tumbuh 30,2 persen yoy, sedangkan penerimaan bruto meningkat lebih tinggi yakni 19 persen yoy.
“Kami sangat optimistis. Kinerja ini akan kami jaga sejak awal tahun, mudah-mudahan target 2026 bisa tercapai,” ujar Bimo dalam media briefing di Gedung DJP, Kamis (4/3/2026).
