- Direksi dan Komisaris: 50 persen
- Vice President, Captain, First Office, dan Flight Service Manager: 30 persen
- Senior Manager: 25 persen
- Flight Attendant, Expert dan Manager: 20 persen
- Duty Manager dan Supervisor: 15 persen
- Staff (Analyst, Officer atau setara) dan Siswa: 10 persen
Garuda Pangkas Gaji Karyawan Hingga 50 Persen, Imbas COVID-19

Jakarta, IDN Times - PT Garuda Indonesia Tbk mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor JKTDZ/SE/70010/2020 tentang Ketentuan Pembayaran Take Home Pay. Dalam surat ederan tersebut, perusahaan maskapai pelat merah itu melakukan pemotongan gaji terhadap direksi hingga stafnya akibat COVID-19 atau virus corona yang memukul industri penerbangan.
"Jadi benarĀ ya, bahwa kami dapat info juga dari teman-teman Garuda kalau ada pemotongan seperti yang ada di surat tersebut," kata Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga melalui Whatsapp Group, Jumat (17/4).
1. Berikut persentase pemotongan gaji

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, Irfan Setiaputra. (IDN Times/Hana Adi Perdana) Berdasarkan surat tersebut, persentase pemotongan gaji dilakukan secara berjenjang berdasarkan kategori jabatan sebagai berikut:
2. Pemotongan gaji bersifat penundaan

Ilustrasi penerbangan (IDN Times/Uni Lubis) Adapun pemotongan pembayaran akan dilakukan terhitung mulai April-Juni 2020, kemudian pemotongan pembayaran ini sifatnya hanya penundaan.
Nantinya perusahaan akan mengembalikan akumulasi pemotongan tersebut saat kondisi perusahaan dianggap sudah memungkinkan.
"Sangat terpaksa Direksi harus mengambil langkah yang bertujuan untuk menjaga kelangsungan perusahaan, salah satunya dengan melakukan pemotongan pembayaran take home pay," isi surat itu.
3. THR tetap akan dibayarkan

ilustrasi. IDN Times/Ita Malau Sementara terkait Tunjangan Hari Raya pada tahun ini alias THR, perseroan tetap akan membayarnya sesuai dengan besaran sebelum terjadi pemotongan gaji, sesuai dengan ketentuan pemerintah.




















