Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gudang Bulog Dijarah Saat Bencana, Dirut: Kami Paham Situasi Darurat Warga

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, beras bulog
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (IDN Times/Aryodamar)
Intinya sih...
  • Bulog salurkan bantuan ke tiga provinsi terdampak banjir dan longsor
  • Bulog tambah stok beras di Sibloga dan Nias untuk memperkuat pasokan pangan
  • Sebanyak 442 orang meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Sumatra
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gudang Bulog dijarah massa di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh. Terkait hal tersebut, Direktur Utama Bulog mengatakan, pihaknya menyadari bahwa masyarakat saat ini tengah menghadapi situasi darurat akibat bencana.

"Kami memahami bahwa masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana yang memutus akses pangan. Fokus utama kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi, melalui koordinasi dan langkah kebijakan yang tepat bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).

1. Bulog serahkan sejumlah bantuan

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, beras bulog
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (IDN Times/Aryodamar)

Rizal mengatakan, pihaknya telah menyalurkan sejumlah bantuan ke tiga provinsi terdampak. Antara lain 1.500 kg beras, 300 liter minyak goreng, 160 kg gula, 20 dus mie instan, 20 dus biskuit, dan 1.200 porsi nasi boks.

Selain itu, hingga tanggal 30 November 2025, Perum BULOG telah melakukan pelayanan penyaluran beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dengan rincian sebagai berikut:

Provinsi Aceh: 152.893 kg
Provinsi Sumatera Utara: 72.630 kg
Provinsi Sumatera Barat: 61.554 kg

"Sehingga total beras CPPD yang telah disalurkan ke tiga provinsi tersebut mencapai lebih dari 287 ton," ujarnya.

2. Stok beras ditambah

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, beras bulog
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (IDN Times/Aryodamar)

Selain itu, Bulog juga menambah stok beras ke Sibloga dan Nias untuk memperkuat ketersediaan pasokan pangan dalam rangka pemerataan dan percepatan pemulihan distribusi. Rinciannya 1.562 ton di Sibloga dari Jakarta dan Medan serta 1.650 ton di Nias dari Jakarta dan Padang.

"Perum BULOG berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas pasokan pangan nasional, khususnya di tengah situasi bencana, serta memastikan bahwa setiap langkah yang dilakukan berpedoman pada prinsip kemanusiaan, ketertiban, dan kepentingan masyarakat luas," ujarnya.

3. Sebanyak 442 orang meninggal dunia

Kabupaten Agam, Sumatra Barat
Kondisi di Kabupaten Agam, Sumatra Barat usai dihantam banjir dan longsor. (Dokumentasi BNPB)

Diketahui, bencana banjir dan longsor di Sumatra mulai terjadi pada 25 November 2025 setelah hujan deras turun tanpa henti. Jumlah korban masih terus bertambah.

Berikut rincian korban bencana banjir dan longsor Sumatra per Minggu (30/11/2025):
• Sumatra Utara: 217 meninggal dunia, 209 hilang
• Sumatra Barat: 129 meninggal dunia, 118 hilang
• Aceh: 96 meninggal dunia, 75 hilang

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in Business

See More

Gudang Bulog Dijarah Saat Bencana, Dirut: Kami Paham Situasi Darurat Warga

30 Nov 2025, 22:52 WIBBusiness