- Harga emas 0,5 gram: Rp1,427 juta
- Harga emas 1 gram: Rp2,844 juta
- Harga emas 2 gram: Rp5,627 juta
- Harga emas 3 gram: Rp8,417 juta
- Harga emas 5 gram: Rp13,995 juta
- Harga emas 10 gram: Rp27,935 juta
- Harga emas 25 gram: Rp69,712 juta
- Harga emas 50 gram: Rp139,345 juta
- Harga emas 100 gram: Rp278,612 juta
- Harga emas 250 gram: Rp696,26 juta
- Harga emas 500 gram: Rp1,392 miliar
- Harga emas 1.000 gram: Rp2,784 miliar
Harga Emas Antam Drop Rp183 Ribu, Saatnya Beli?

- Harga emas Antam turun Rp183 ribu, kini dibanderol Rp2.844.000 per gram
- Emas bisa menjadi instrumen diversifikasi portofolio investasi
- Investasi emas cocok untuk investor konservatif, namun tidak untuk jangka pendek karena selisih harga jual dan beli
Jakarta, IDN Times – Harga emas batangan Antam kembali melemah pada perdagangan Selasa (3/2/2026). Logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun signifikan hingga Rp183 ribu, sehingga kembali berada di bawah level Rp3 juta per gram.
Berdasarkan data resmi, harga emas Antam kini dibanderol Rp2.844.000 per gram. Penurunan ini mencerminkan koreksi lanjutan harga emas di pasar domestik.
Tak hanya harga jual, harga buyback emas Antam juga mengalami penurunan. Antam menetapkan harga pembelian kembali emas batangan turun Rp6 ribu menjadi Rp2.624.000 per gram.
Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang QNPWP.
1. Rincian harga emas hari ini
Berikut daftar harga emas Antam
Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
2. Emas jadi instrumen untuk diversifikasi portofolio
Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.
Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik, sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.
Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.
3. Emas jadi pilihan investor konservatif
Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.
Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli.


















