INALUM Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

- INALUM menyalurkan bantuan Rp252 juta bagi korban gempa NTT, dari donasi karyawan yang diperkuat skema matching donation 1:1 oleh perusahaan.
- Bantuan diserahkan kepada BNPB pada 1 September 2026, mencakup 10 ton beras, mi instan, biskuit, minuman isotonik, dan air mineral.
- INALUM mengirim sembilan relawan medis dan keamanan untuk distribusi, pemeriksaan kesehatan, serta trauma healing; BMKG mencatat 11.630 gempa susulan hingga 3 September 2026.
Jakarta, IDN Times - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM menyalurkan bantuan senilai Rp252 juta untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut berasal dari donasi sukarela Insan INALUM yang kemudian diperkuat melalui skema matching donation 1:1. Melalui skema ini, setiap Rp1 donasi yang dihimpun karyawan ditambah Rp1 dari perusahaan.
1. Inalum berkomitmen bantu masyarakat terdampak gempa

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM menyalurkan bantuan korban gempa di NTT. (Dok/Istimewa). Direktur Utama INALUM Melati Sarnita mengatakan, aksi tersebut berawal dari kepedulian Insan INALUM yang ingin membantu masyarakat terdampak bencana.
“Bagi kami, kepedulian tidak berhenti pada bantuan yang disalurkan, tetapi juga bagaimana kita dapat hadir langsung, mendampingi masyarakat, dan membantu mereka melewati masa pemulihan,” ujar Melati dalam keterangan resmi, Jumat (4/9/2026).
Bantuan INALUM telah diserahkan kepada Direktur Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan (OJLP) BNPB Brigjen TNI Hery Setiono di Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi NTT, Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, pada 1 September 2026.
2. Inalum kirim tenaga medis hingga personel keamanan
Seorang pekerja mengendarai forklift mengangkut ingot yang diproduksi PT Inalum di Smelter Kuala Tanjung, Batubara, Selasa (2/9/2025) (IDN Times/Doni Hermawan) Bantuan yang disalurkan terdiri dari 10 ton beras premium, 50 dus mi instan, 72 dus biskuit, 84 dus larutan isotonik, serta 84 dus air mineral.
Tak hanya menyalurkan bantuan logistik, INALUM juga mengirimkan sembilan relawan yang tergabung dalam INALUM Relawan (I-Wan) ke wilayah terdampak. Relawan tersebut berasal dari berbagai kompetensi, termasuk tenaga medis dan personel keamanan.
Selama berada di lokasi, para relawan membantu mendistribusikan kebutuhan pokok, memberikan pemeriksaan kesehatan, serta melakukan trauma healing dan pendampingan kepada masyarakat terdampak.
3. BMKG catat total rentetan gempa susulan mencapai 11.630 kali

Peta rawan gempa bumi di Indonesia/BMKG BMKG mencatat, gempa bumi susulan di NTT terus bertambah setelah gempa utama magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026. Hingga hari ini, Kamis, (3/9/2026), pukul 05.00 WIB, tercatat sebanyak 11.630 gempa susulan mengguncang wilayah NTT.
BMKG mengatakan, rentetan guncangan diperkirakan akan terus meluruh secara bertahap hingga sekitar empat pekan setelah gempa utama.
“Pembaruan data gempa bumi susulan hingga tanggal 3 September 2026 pukul 05.00 WIB, total mencapai 11.630 kali,” kata BMKG melalui akun @infoBMKG









![[QUIZ] Cari Tahu di Umur Berapa Kamu akan Mencapai Financial Freedom](https://image.idntimes.com/post/20250809/pexels-pavel-danilyuk-7654621_fcdf0e58-11fe-4e36-b4ca-ee76f6e09991.jpg)











