Jakarta, IDN Times - Center of Economic and Law Studies (Celios) baru saja menerbitkan studi berjudul "Republik Oligarki Ketimpangan Ekonomi Indonesia" 2026. Salah satu temuan menarik dalam studi tersebut adalah fakta bawah kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia setara dengan kekayaan 55 juta rakyat Indonesia.
Dalam studi tersebut, Celios menyatakan ketimpangan di Indonesia semakin terlihat jelas. Kekayaan dan akses sumber daya banyak dikuasai oleh segelintir orang, sementara sebagian besar masyarakat harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan sulit meningkatkan taraf hidupnya.
Berdasarkan data Forbes terkait 50 orang terkaya di Indonesia yang diolah Celios, dalam periode 2019–2025 kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia meningkat hampir dua kali lipat, dari sekitar Rp2.508 triliun menjadi Rp4.651 triliun.
"Kekayaan beberapa orang super kaya bisa bertambah ribuan triliun hanya dalam waktu singkat. Hal ini memunculkan pertanyaan sederhana soal bagaimana mekanisme redistribusi ekonomi Indonesia dan siapa yang paling diuntungkan dari pertumbuhan ekonomi," tulis Celios dalam studinya, dikutip Selasa (21/4/2026).
