Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hasil Negosiasi Tarif Topang Penguatan Rupiah ke Rp16.888

Hasil Negosiasi Tarif Topang Penguatan Rupiah ke Rp16.888
Kurs rupiah terhadap dolar (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Intinya Sih
  • Rupiah ditutup menguat ke level Rp16.888 per dolar AS pada akhir perdagangan Jumat, mencatat apresiasi 6 poin atau 0,04 persen dibandingkan hari sebelumnya.
  • Pergerakan mata uang Asia bervariasi, sementara indeks dolar AS masih berpotensi menguat akibat data ekonomi Amerika yang solid dan sikap hawkish pejabat The Fed.
  • Penguatan rupiah turut dipicu kesepakatan dagang Indonesia-AS yang diteken Prabowo dan Trump, mencakup penurunan tarif ribuan produk serta pembentukan dewan ekonomi permanen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar atau kurs rupiah ditutup menguat pada akhir perdagangan, Jumat (20/2/2026). Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat ke level Rp16.888 per dolar AS.

Mata uang Garuda tercatat apresiasi sebesar 6 poin atau 0,04 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

1. Mata uang di Asia bergerak variatif sore ini

Mata uang di Asia mayoritas bergerak variatif, dengan rincian sebagai berikut:

  • Bath Thailand melemah 0,10 persen

  • Ringgit Malaysia menguat 0,12 persen

  • Yuan China melemah 0,05 persen

  • Rupee India melemah 0,33 persen

  • Pesso Filipina melemah 0,26 persen

  • Won Korea menguat 0,09 persen

2. Dolar AS masih berpotensi menguat

Pengamat pasar uang Lukman Leong mengatakan indeks dolar AS masih berpeuang menguat. Kondisi ini dapat mempengaruhi pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

"Faktor penguatan oleh data-data ekonomi yang lebih kuat dan pejabat2 the Fed yg kembali memberikan pernyataan hawkish yang mendorong indeks dolar AS masih berpotensi menguat," ujarnya.

3. Kesepkatan tarif dagang Indonesia-AS picu penguatan rupiah

Sementara itu, Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menyebut penguatan rupiah juga ditopang oleh hasil kesepakatan pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat terkait dokumen perjanjian perdagangan resiprokal bertajuk Implementation of the Agreement toward New Golden Age US-Indonesia Alliance, Jumat ini. Perjanjian tersebut diteken langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump.

"Dalam perjanjian itu, tertuang sejumlah komitmen kerja sama antara kedua negara yang melingkupi 11 nota kesepahaman (MoU), pembentukan dewan ekonomi permanen, penurunan tarif ribuan pos produk, hingga komitmen pembelian energi dan pesawat," katanya.

Perjanjian ini akan menjadi tonggak bersejarah dalam kemitraan RI-AS, memperkuat keamanan ekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta secara berkelanjutan berkontribusi terhadap kemakmuran global. Lebih jauh,

Prabowo dan Trump menginstruksikan jajaran menteri untuk segera menurunkan kesepakatan tersebut ke dalam kebijakan teknis dan regulasi pendukung agar implementasinya berdampak nyata terhadap perekonomian.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Business

See More