Jakarta, IDN TImes - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempertanyakan penilaian MSCI yang membuka peluang penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi standalone market. Pasalnya, Indonesia dinilai unggul dalam sebagian besar indikator yang digunakan MSCI untuk menilai pasar berkembang.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, berdasarkan peninjauan MSCI pada Juni 2026, Indonesia mencatatkan penilaian positif dibandingkan dengan negara-negara emerging market lainnya.
"Kita melihat secara umum reviu mereka sendiri di bulan Juni mengatakan bahwa Indonesia 16 dari 18 indikator dibandingkan dengan negara-negara emerging market kita sangat positif," ujarnya dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (23/10/2026).
Perempuan yang akrab disapa Kiki itu menjelaskan, dalam laporan Juni 2026 yang menindaklanjuti gejolak pasar pada Januari 2026, MSCI menyatakan akan membuka konsultasi pada November apabila perbaikan pasar modal Indonesia dinilai belum memadai.
