Jakarta, IDN Times - Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol memperingatkan Uni Eropa (UE) memasuki musim dingin dengan cadangan gas jauh di bawah rata-rata historis. Agresi militer Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran yang mengganggu pasokan energi global membuat Eropa rentan terhadap kenaikan harga dan gangguan pasokan lebih lanjut.
Dalam wawancara dengan Al Jazeera di Berlin pada Rabu (21/10/2026), Birol mengatakan di sela-sela konferensi internasional bahwa harga gas alam di Eropa berpotensi meningkat dalam beberapa bulan mendatang, bahkan jika perdamaian di kawasan Teluk Persia tercapai.
