Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Produksi Beras Sepanjang 2025 Capai 34,69 Juta Ton, Ini Faktornya

Produksi Beras Sepanjang 2025 Capai 34,69 Juta Ton, Ini Faktornya
Gudang beras bulog di Aceh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)
Intinya sih...
  • Produksi beras sejalan dengan produksi padi, mencapai 60,21 juta ton pada 2025.
  • Luas panen padi mencapai 0,44 juta hektare di Desember 2025, naik 22,29 persen dari tahun sebelumnya.
  • Produktivitas padi nasional sepanjang 2025 mencapai 63,55 kuintal per hektare, meningkat 0,34 kuintal per ha dari tahun sebelumnya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras nasional pada periode Januari hingga Desember 2025 mencapai 34,69 juta ton. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 4,07 juta ton atau 13,29 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2024.

Kenaikan produksi beras ini merupakan hasil berkelanjutan dari peningkatan produksi gabah, yang dipicu oleh bertambahnya luas panen padi dan ekspansi luas lahan tanam sepanjang 2025.

1. Produksi beras sejalan dengan produksi padi

Produksi Beras Sepanjang 2025 Capai 34,69 Juta Ton, Ini Faktornya
Gudang beras bulog di Aceh. (IDN Times/Muhammad Saifullah)

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono melaporkan produksi beras sejalan dengan produksi padi (gabah kering giling/GKG) yang pada sepanjang 2025 tercatat mencapai 60,21 juta ton, meningkat 7,06 juta ton atau 13,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, pada Desember 2025, produksi padi tercatat sebesar 2,44 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), naik 22,23 persen dibandingkan Desember 2024.

"Produksi padi, yang merupakan hasil perkalian antara luas panen dan produktivitas, akan mengikuti kondisi masing-masing faktor tersebut," ujar Ateng dalam rilis BPS, Senin (2/2/2026).

2. Luas panen padi capai 0,44 juta hektare di Desember 2025

Produksi Beras Sepanjang 2025 Capai 34,69 Juta Ton, Ini Faktornya
Petani terdampak potong leher di desa Pragak memilih panen padinya lebih cepat untuk hindari kerugian besar. IDN Times/ Riyanto.

Dari sisi luas panen, BPS mencatat adanya peningkatan signifikan sepanjang 2025. Pada Desember 2025, luas panen padi mencapai 0,44 juta hektare (ha), naik 22,29 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat sebesar 0,36 juta ha.

"Luas panen padi pada Desember 2025 tercatat mencapai 0,44 juta hektare," katanya.

Secara kumulatif, luas panen padi sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai 11,32 juta ha, meningkat 1,27 juta ha atau 12,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan luas panen ini tidak terlepas dari ekspansi luas tanam padi yang lebih besar sepanjang 2025.

Hal tersebut tercermin dari hasil pengamatan Kerangka Sampel Area (KSA) pada Desember 2025, yang menunjukkan mayoritas lahan pertanian berada pada fase standing crop atau sedang ditanami padi.

3. Produktivitas padi nasional sepanjang 2025 sebaanyak 63,55 kuintal

Produksi Beras Sepanjang 2025 Capai 34,69 Juta Ton, Ini Faktornya
Lahan pertanian di Desa Kabar Kecamatan Sakra Lotim saat ditanami padi (IDN Times/Ruhaili)

Di sisi lain, produktivitas padi nasional juga mengalami peningkatan, yang turut mendukung kenaikan produksi gabah. Pada Gabah Kering Panen (GKP), rata-rata produktivitas padi nasional 2025 tercatat 63,55 kuintal per hektare (ha), meningkat 0,34 kuintal per ha atau 0,53 persen dibandingkan 2024.

"Dalam kualitas gabah kering panen (GKP), rata-rata produktivitas padi nasional tahun 2025 tercatat 63,55 kuintal per hektare," papar Ateng.

Sementara itu, pada GKG, produktivitas padi 2025 tercatat 53,18 kuintal per hektare, meningkat 0,28 kuintal per ha dibandingkan tahun sebelumnya. Kemudian dalam kualitas GKG, rata-rata produktivitas pada 2025 diperkirakan mencapai 53,18 kuintal per ha.

Kombinasi antara luas tanam yang lebih besar, luas panen yang meningkat, serta produktivitas yang membaik akhirnya berkontribusi pada kenaikan produksi beras nasional.

"Pada bulan Desember 2025, produksi beras tercatat mencapai 1,41 juta ton, meningkat 22,19 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat sebesar 1,15 juta ton," ucapnya.

BPS memproyeksikan tren positif ini akan berlanjut pada awal 2026. Pada periode Januari hingga Maret 2026, potensi produksi beras diperkirakan mencapai 10,16 juta ton, atau mengalami kenaikan sebesar 15,79 persen dibandingkan periode yang sama 2025. Namun, Ateng mengingatkan bahwa angka proyeksi tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah tergantung pada kondisi di lapangan.

"Potensi produksi bisa berubah tergantung pada faktor-faktor seperti serangan hama, banjir, kekeringan, serta waktu panen petani," ujarnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

Presiden Prabowo Dorong Garuda Adaptasi Teknologi Penerbangan Dunia

02 Feb 2026, 23:21 WIBBusiness