Indodax Mulai Perluas Ekosistem ke Bandara-Bandara

- Indodax dan IAS Hospitality berkolaborasi memperluas ekosistem aset digital ke sektor bandara, menghadirkan layanan digital yang terintegrasi dengan pengalaman perjalanan modern.
- Member Indodax mendapat akses eksklusif dan diskon hingga 20 persen di berbagai lounge premium bandara seperti Prayana, Concordia, Saphire, dan Angkasa Lounge.
- Kolaborasi ini menargetkan pengguna Milenial dan Gen Z serta menunjukkan sinergi lintas sektor antara industri aset digital dan layanan hospitality untuk menciptakan inovasi pelanggan.
Jakarta, IDN Times — Industri aset digital mulai memperluas ekosistem layanannya ke sektor rill melalui kolaborasi strategis antara Injourney Aviation Services (IAS) Hospitality dan platform aset kripto Indodax.
Melalui kerja sama itu, kedua perusahaan membuka peluang sinergi yang lebih luas di sektor perjalanan dan gaya hidup, serta mengintegrasikan layanan digital dengan kebutuhan masyarakat modern.
Kerja sama itu bertujuan mendorong peningkatan ekosistem hospitality bandara sekaligus menghadirkan nilai tambah dan kenyamanan perjalanan bagi para pelancong.
1. Akses ekskusif di bandara

Fokus utama dari kolaborasi itu adalah memberikan akses dan privilege eksklusif bagi seluruh member Indodax di jaringan airport lounge milik IAS Hospitality. Akses fisik itu mencakup beberapa fasilitas seperti Prayana Lounge, Concordia Lounge, Saphire Lounge, dan Angkasa Lounge yang tersebar di sejumlah bandara di Indonesia.
Di dalam jaringan lounge tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai fasilitas premium yang meliputi makanan dan minuman berkualitas, area duduk yang nyaman, fasilitas bisnis, akses internet berkecepatan tinggi, hingga layanan hospitality yang personal.
Terkait mekanisme akses, member reguler Indodax berkesempatan mendapatkan potongan harga atau diskon hingga 15 persen. Sementara itu, bagi pengguna yang memegang status sebagai memberprioritas, berhak menikmati fasilitas diskon hingga 20 persen.
2. Sasar millennial dan Gen Z

Langkah ekspansi ekosistem digital ke area bandara itu didorong oleh karakteristik pengguna aset digital yang memiliki mobilitas tinggi dalam aktivitas harian mereka.
CEO Indodax, William Sutanto, memaparkan bahwa saat ini Indodax memiliki hampir 10 juta member di Indonesia. Dari total basis pengguna tersebut, porsi mayoritas didominasi oleh generasi Milenial dan Gen Z.
"Kami percaya nilai tambah bagi pengguna tidak hanya hadir melalui layanan di dunia online, tetapi juga melalui pengalaman yang memberikan kenyamanan dalam aktivitas sehari-hari," tutur William dikutip Jumat, (12/6/2026).
Dia menambahkan kolaborasi itu sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh para pengguna.
3. Kerja sama lintas sektor

Integrasi itu menunjukkan bagaimana sektor pelayanan fisik dan industri aset digital dapat saling melengkapi untuk menciptakan inovasi layanan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Direktur Komersial IAS Hospitality, Ariadevi Hermaini mengatakan kerja sama dengan Indodax sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mempermudah akses layanan premium konsumen.
"Kemitraan ini sejalan dengan komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman hospitality premium yang semakin mudah diakses melalui kolaborasi strategis yang memberikan nilai nyata bagi para pelancong," tutur Ariadevi.
IAS Hospitality dan Indodax berencana mengembangkan berbagai inisiatif bersama yang berfokus pada inovasi digital serta peningkatan pengalaman pelanggan. Informasi mengenai detail persyaratan keanggotaan dan lokasi lounge yang berpartisipasi akan diumumkan secara resmi melalui kanal komunikasi IAS Hospitality serta situs Indodax.com.


















