Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

GMR Perkuat Hubungan Ekonomi India-Indonesia Lewat Investasi Bandara

GMR Perkuat Hubungan Ekonomi India-Indonesia Lewat Investasi Bandara
GMR Group, operator bandara asal India yang menyatakan komitmennya untuk meningkatkan investasi di Indonesia. (Dok/Istimewa).
Intinya Sih
  • GMR Group berkomitmen memperluas investasi di Indonesia setelah mengelola Bandara Internasional Kualanamu sejak 2021, seiring menguatnya hubungan ekonomi Indonesia-India.
  • Indonesia dipandang sebagai bagian penting strategi ekspansi internasional GMR, yang ingin membangun platform penerbangan terintegrasi dan melihat peluang bisnis di luar Kualanamu.
  • GMR mengelola sembilan bandara dengan sekitar 121 juta penumpang per tahun, serta memiliki proyek dan kemitraan di Indonesia, Yunani, Filipina, dan India.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Operator bandara asal India, GMR Group, berkomitmen memperluas investasinya di Indonesia setelah mengelola Bandara Internasional Kualanamu sejak 2021. Langkah ini sejalan dengan semakin eratnya hubungan ekonomi Indonesia dan India.

Indonesia merupakan mitra strategis India di ASEAN. Karena itu, kami berkomitmen memperluas investasi di sana," ujar Business Chairman International Airports and Energy GMR Srinivas Bommidala dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

NAIK JAM 8

1. Berpeluang memperluas bisnis

ilustrasi bisnis(unsplash.com/Austin Distel)
ilustrasi bisnis(unsplash.com/Austin Distel)

Menurut Bommidala, investasi GMR di Indonesia tidak akan berhenti di Bandara Kualanamu. Perseroan masih melihat peluang untuk memperluas bisnis seiring pentingnya posisi Indonesia bagi strategi ekspansi internasional perusahaan.

Ia menilai Indonesia memiliki hubungan sejarah yang panjang dengan India, bahkan jauh sebelum kedua negara berdiri sebagai negara modern.

"Misi kami adalah membangun platform penerbangan internasional yang terintegrasi, dan Indonesia menjadi bagian penting dari strategi tersebut," katanya

2. Lakukan ekspansi di sejumlah negara

ilustrasi bandara (pixabay.com/smuldur)
ilustrasi bandara (pixabay.com/smuldur)

Untuk memperkuat jaringan global, GMR juga telah melakukan ekspansi ke sejumlah negara, antara lain Filipina, Yunani, dan Indonesia.

Dalam lima tahun terakhir, GMR terlibat dalam pengembangan dan pengoperasian sejumlah bandara. Proyek terbarunya adalah Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju di Bhogapuram, India.

3. Portofolio GMR di berbagai negara

Ilustrasi bandara (unsplash.com/Phil Mosley)
Ilustrasi bandara (unsplash.com/Phil Mosley)

Saat ini, portofolio GMR mencakup pengembangan Bandara Internasional Kualanamu di Indonesia melalui kemitraan dengan PT Angkasa Pura Indonesia. Di Yunani, perusahaan bekerja sama dengan pemerintah setempat dan GEK Terna untuk mengembangkan Bandara Heraklion di Pulau Kreta. GMR juga memberikan layanan konsultasi teknis untuk Bandara Internasional Mactan-Cebu di Filipina.

Secara keseluruhan, GMR mengelola operasional sembilan bandara dengan total lalu lintas sekitar 121 juta penumpang per tahun. Capaian tersebut menempatkan GMR sebagai salah satu operator bandara terbesar di dunia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More