Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Inovasi Tempe Indonesia Raih Komitmen Pembelian US$1 Juta di Australia

4 min read
Inovasi Tempe Indonesia Raih Komitmen Pembelian US$1 Juta di Australia
TEMPBAR Raih Komitmen Pembelian US$1 Juta di Australia. (Dok. Istimewa)
  • PT Inti Food Sejahtera menandatangani MoU dengan distributor Australia untuk komitmen pembelian TEMPBAR senilai US$1 juta pada periode 2026–2027.
  • TEMPBAR mengolah tempe fermentasi menjadi protein bar modern, dengan 15 gram protein, 2 gram gula, dan 4 gram serat per batang 50 gram.
  • Peluang di Australia didukung perhatian konsumen pada pola makan sehat; 74 persen responden Australia-Selandia Baru berupaya menjaga pola makan sehat menurut survei FSANZ 2025.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Perusahaan pangan asal Indonesia, PT Inti Food Sejahtera, membuka peluang baru di pasar internasional melalui inovasi produk berbahan pangan lokal. Perusahaan ini menjalin kesepakatan pembelian produk protein bar TEMPBAR dengan mitra distribusi berbasis di Australia senilai US$1 juta untuk periode 2026–2027.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Penandatanganan ini disaksikan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sydney. Pengembangan TEMPBAR menjadi salah satu upaya perusahaan mengolah tempe sebagai bahan pangan tradisional menjadi produk camilan modern yang menyasar kebutuhan konsumen akan makanan praktis dan bernutrisi.

Berikut tiga hal yang menarik dari pengembangan bisnis TEMPBAR dan peluangnya di pasar Australia.

  1. 1. Membidik pasar camilan bernutrisi di Australia

    WhatsApp Image 2026-10-16 at 9.42.42 AM (2).jpeg
    TEMPBAR Raih Komitmen Pembelian US$1 Juta di Australia. (Dok. Istimewa)

    Peluang TEMPBAR di Australia sejalan dengan meningkatnya perhatian konsumen terhadap pola makan sehat. Berdasarkan survei Consumer Insights Tracker yang dilakukan Food Standards Australia New Zealand (FSANZ) pada 2025, sebanyak 74 persen konsumen Australia dan Selandia Baru menyatakan berupaya menjaga pola makan sehat. Selain itu, nutrisi menjadi salah satu nilai pangan terpenting bagi 75 persen responden setelah rasa dan harga. Temuan ini menunjukkan adanya peluang bagi produk makanan yang menawarkan kandungan nutrisi sekaligus kemudahan konsumsi.

    TEMPBAR dikembangkan sebagai protein bar berbahan tempe fermentasi yang dipadukan dengan protein kedelai isolat (soy protein isolate) dan oat. Setiap batang dengan berat 50 gram mengandung 15 gram protein, 2 gram gula, dan 4 gram serat. Produk ini tersedia dalam tiga pilihan rasa, yakni Chocolate, Matcha, dan Salted Caramel. Dengan kemasan individual, TEMPBAR dirancang agar praktis dibawa dan dikonsumsi saat beraktivitas.

    Bagi Inti Food Sejahtera, pengembangan produk ini menjadi salah satu cara untuk menjawab kebutuhan konsumen modern sekaligus memperluas potensi pasar bagi produk pangan Indonesia.

  2. 2. Mengantongi komitmen pembelian US$1 juta untuk periode 2026–2027

    WhatsApp Image 2026-10-16 at 9.42.42 AM (1).jpeg
    TEMPBAR Raih Komitmen Pembelian US$1 Juta di Australia. (Dok. Istimewa)

    Langkah TEMPBAR memasuki pasar Australia diperkuat melalui kesepakatan dengan perusahaan mitra distribusi yang berbasis di negara tersebut. Melalui MoU yang ditandatangani dalam rangkaian TEI 2026, mitra tersebut berkomitmen membeli produk protein bar TEMPBAR senilai US$1 juta untuk periode 2026–2027.

    Kesepakatan ini menjadi bagian dari strategi Inti Food Sejahtera dalam membuka peluang pasar internasional bagi inovasi pangan Indonesia. Australia menjadi langkah awal perusahaan untuk memperkenalkan produk berbahan tempe dalam format yang berbeda dari bentuk konsumsi tradisionalnya.

    President Commissioner PT Inti Food Sejahtera, Aditya Rumanda, mengatakan bahwa pengembangan TEMPBAR berangkat dari potensi tempe sebagai warisan pangan Indonesia yang dapat diolah untuk memenuhi kebutuhan pasar modern.

    “TEMPBAR merepresentasikan visi kami terhadap masa depan inovasi pangan Indonesia. Tempe adalah bagian dari warisan pangan kita, dengan potensi yang jauh melampaui bentuk tradisionalnya. Melalui TEMPBAR, kami membawa potensi tersebut ke dalam format modern yang kami kembangkan untuk bersaing di pasar global. Australia adalah langkah awal dari perjalanan yang lebih besar.”

    Komitmen pembelian tersebut membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas jangkauan produk ke pasar luar negeri. Namun, kesepakatan ini merupakan komitmen pembelian untuk periode 2026–2027, bukan keterangan mengenai realisasi penjualan yang telah dicapai.

  3. 3. Mengembangkan portofolio merek pangan melalui inovasi bahan lokal

    WhatsApp Image 2026-10-16 at 9.42.42 AM.jpeg
    TEMPBAR Raih Komitmen Pembelian US$1 Juta di Australia. (Dok. Istimewa)

    TEMPBAR merupakan bagian dari strategi Inti Food Sejahtera dalam menciptakan, mengembangkan, dan menumbuhkan merek pangan. Perusahaan ini mengeksplorasi berbagai bahan pangan untuk dikembangkan menjadi produk dengan format dan kesempatan konsumsi yang relevan bagi konsumen modern. Selain TEMPBAR, perusahaan memiliki GRAINKIND yang mengembangkan camilan berbasis biji-bijian, termasuk biskuit oat tanpa gula dan biskuit tinggi serat. Perusahaan juga mengembangkan SNEKU, merek camilan berbasis pisang.

    Melalui portofolio tersebut, Inti Food Sejahtera berupaya menunjukkan bahwa inovasi pangan tidak selalu harus menggunakan bahan yang sepenuhnya baru. Bahan yang sudah dikenal konsumen dapat dikembangkan kembali melalui pendekatan produk, format, dan pengalaman konsumsi yang berbeda. Aditya mengatakan perusahaan ingin memperkuat posisinya sebagai pengembang merek pangan dengan menghadirkan nilai tambah melalui inovasi.

    “Melalui pengembangan TEMPBAR dan brand camilan sehat lainnya, kami berharap dapat terus memperkuat posisi sebagai perusahaan pengembang merek pangan yang menghadirkan nilai tambah melalui inovasi, sekaligus membawa potensi bahan pangan Indonesia kepada konsumen yang lebih luas.”

    Strategi ini menempatkan inovasi produk sebagai salah satu cara perusahaan membangun portofolio merek sekaligus memperluas peluang bisnis. Melalui TEMPBAR, tempe tidak hanya diposisikan sebagai bahan pangan tradisional, tetapi juga sebagai bahan dasar produk bernilai tambah yang berpotensi menjangkau konsumen di pasar global.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More