Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Jakarta, IDN Times - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, mengungkapkan bakal membentuk kembali Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) jika menang pada Pemilu 2024. Hal itu jadi bagian dari rencana Ganjar untuk mengembangan ekonomi kreatif Indonesia jika dia menjadi presiden.

Ganjar menyampaikan rencana tersebut ketika berbicara dengan kreator Komik Si Juki, Faza Meong dalam acara Demokr(e)asi di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Senin (8/1/2024) malam.

"Beberapa kawan bertemu saya dan menyampaikan serta bicara soal kelembagaan. Menurut kamu, Bekraf perlu gak? Kalau perlu, kita kembalikan besok," ucap Ganjar.

1. Akses permodalan dengan jaminan karya

Ilustrasi Modal. (IDN Times/Aditya Pratama)

Rencana atau janji Ganjar berikutnya perihal ekonomi kreatif berkaitan dengan akses permodalan dari perbankan lewat jaminan karya atau intellectual property (IP).

Menurut dia, saat ini bank yang ada termasuk bank negara masih belum bisa mengakomodasi. Dia pun berjanji agar modal untuk ekonomi kreatif dengan jaminan karya bisa diaplikasikan oleh banyak bank di Indonesia.

"Ketika saya dicapreskan, banyak yang bicara soal IP, tapi baru ada bank swasta yang ngasih pinjaman modal itu dan saya dulu tergoda dengan itu dan pengen banget dukungan agar IP sebagai pinjaman bisa dilakukan di Bank Jateng dan kebetulnya dirutnya itu seniman jadi dia paham," kata Ganjar.

2. Ganjar pamer soal Hetero Space

Ganjar Pranowo dalam acara Debat Ketiga Capres yang diadakan oleh KPU di Istora Senayan pada Minggu (7/1/2024). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar memamerkan prestasinya yang berhasil membentuk Hetero Space kala masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Hetero Space merupakan ruang berproses untuk mendorong anak-anak kreatif dan inovatif agar bisa menggeluti usaha dan saling bekerja sama.

"Waktu masih di Jawa Tengah, saya bicara dengan pemuda yang punya produk kreatif seperti alas kaki, makanan, aplikasi, dan tanya mereka butuh apa. Mereka butuh ruang dan fasilitas, maka ide-ide itu dikumpulkan dan saya tanya kalau dikasih fasilitas mau gak mereka mengelola, jawabannya, iya, maka hadirlah Hetero Space. Kumpul di sana, sharing-sharing pengalaman," tutur Ganjar.

3. Belajar ke India dan Korea Selatan

film-film Bollywood (pxfuel.com)

Selain itu, Ganjar juga mau nantinya ada duta-duta besar seni budaya yang tugasnya mempromosikan dan bertukar ilmu dengan negara lain soal pengembangan industri ekonomi kreatif.

Ada dua negara yang disebut Ganjar bisa jadi sarana benchmarking Indonesia dalam pengembangan industri ekonomi kreatif.

"Berikutnya kami omongkan duta besar seni budaya, mempelajari pop culture ke dua negara, India dengan Bollywood-nya dan juga Korea Selatan. Jangan malu buat belajar," kata Ganjar.

 

Baca berita terbaru terkait Pemilu 2024, Pilpres 2024, Pilkada 2024, Pileg 2024 di Gen Z Memilih IDN Times. Jangan lupa sampaikan pertanyaanmu di kanal Tanya Jawab, ada hadiah uang tunai tiap bulan untuk 10 pemenang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article