Pernah melihat produk dengan label “limited edition”, “stok terbatas”, atau “hanya tersedia 500 unit”? Sekilas, informasi tersebut mungkin hanya menjelaskan jumlah barang yang tersedia. Namun, bagi brand, keterbatasan stok bisa menjadi bagian dari strategi pemasaran untuk membuat produk terasa lebih menarik dan mendorong konsumen segera mengambil keputusan.
Menariknya, produk yang sengaja dibuat terbatas tidak selalu berarti brand kekurangan stok atau kapasitas produksi. Ada berbagai alasan di balik strategi ini, mulai dari menciptakan rasa urgensi, meningkatkan kesan eksklusif, menguji produk baru, hingga mengurangi risiko stok tidak terjual.
Lantas, kenapa brand sering mengeluarkan produk dalam jumlah terbatas? Ini beberapa alasannya!
