LinkUMKM Jangkau 14,8 Juta Pengusaha, BRI Dorong Penguatan Usaha Berbasis Digital (dok. BRI)
Dalam perjalanan mengembangkan usaha, TSDC memanfaatkan ekosistem pemberdayaan UMKM BRI melalui platform LinkUMKM. Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM sebagai sarana pendampingan usaha secara daring, mulai dari peningkatan kapasitas hingga penguatan akses pasar. Platform ini menghadirkan enam fitur utama yang saling terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB, serta didukung lebih dari 750 modul pembelajaran untuk memperkuat soft skill dan hard skill pelaku UMKM.
“Awalnya saya mengenal LinkUMKM melalui ekosistem pemberdayaan UMKM yang dijalankan BRI, baik melalui Mantri BRI di unit terdekat maupun berbagai program pelatihan seperti Go Modern. Bergabung dengan LinkUMKM membantu kami melakukan self assessment terhadap kelas usaha sekaligus membuka akses ke jejaring komunitas UMKM yang lebih luas secara digital,” ungkap Sri.
Berbagai pelatihan tersebut turut meningkatkan kepercayaan diri TSDC untuk tampil di berbagai event, mulai dari pameran UMKM hingga ajang fashion week di Bali. Kegiatan tersebut membuka peluang jejaring dengan berbagai buyer potensial, termasuk dari sektor perhotelan, instansi, hingga wisatawan yang berkunjung ke Bali. Saat ini produk TSDC dipasarkan melalui gerai offline, reseller, marketplace, media sosial seperti Instagram dan TikTok, serta kerja sama penjualan B2B dan berbagai pameran sehingga mampu menjangkau pelanggan dari pasar lokal hingga ekspor.
Dalam operasional usaha sehari-hari, TSDC juga memanfaatkan layanan perbankan BRI seperti QRIS BRI untuk memudahkan transaksi non-tunai, BRImo untuk memantau arus kas usaha sekaligus melakukan pembayaran kepada pemasok bahan baku, serta tabungan BritAma sebagai rekening utama pengelolaan transaksi bisnis.