Jakarta, IDN Times - China secara resmi mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sangat tajam pada Senin (9/3/2026). Kenaikan BBM ini sebagai respons langsung terhadap lonjakan harga minyak dunia akibat pecahnya konflik bersenjata di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.
Kenaikan harga bensin dan solar di China tercatat sebagai yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan diperkirakan akan langsung berdampak pada biaya hidup masyarakat luas. Lonjakan harga yang drastis ini memaksa pemilik kendaraan di seluruh China untuk mengeluarkan biaya tambahan yang cukup besar setiap kali mengisi tangki bensin hingga penuh.
Situasi tersebut memicu antrean panjang di berbagai tempat pengisian bahan bakar sebelum aturan harga baru resmi diberlakukan secara nasional. Otoritas ekonomi China menyatakan, penyesuaian harga ini harus dilakukan demi menjaga stabilitas stok energi dalam negeri di tengah ketidakpastian kondisi pasar internasional yang sedang bergejolak.
