Jakarta, IDN Times - Kinerja ekspor Korea Selatan (Korsel) tumbuh pesat pada Oktober 2026 berkat lonjakan permintaan produk teknologi akal imitasi (AI) di pasar global. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, Industri, dan Sumber Daya Korsel pada Minggu (1/11/2026), nilai ekspor Negeri Ginseng pada periode tersebut berhasil mencapai 115,3 miliar dolar AS (Rp2,09 kuadriliun).
Capaian positif ini melanjutkan rekor ekspor tertinggi sepanjang sejarah yang sebelumnya tercatat sebesar 121,1 miliar dolar AS (Rp2,2 kuadriliun) pada September lalu. Pembangunan pusat data berskala global menjadi pemicu utama tingginya permintaan komponen cip dan perangkat teknologi asal Korea Selatan.