Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kurs Rupiah Menguat Seharian ke Rp17.997 per Dolar AS
Ilustrasi dolar AS (freepik.com/jcomp)
  • Rupiah menguat sepanjang perdagangan Senin, 3 Agustus 2026, dan ditutup di Rp17.997 per dolar AS, naik 25 poin atau 0,14 persen menurut Bloomberg.
  • Mayoritas mata uang Asia turut menguat hingga sore, termasuk baht Thailand, rupee India, peso Filipina, won Korea, dan yen Jepang.
  • Penguatan rupiah didorong harapan perdamaian Timur Tengah setelah pembatalan rencana serangan AS ke Iran, tetapi penguatannya dinilai tetap terbatas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rupiah Indonesia jadi lebih kuat pada Senin sore. Satu dolar Amerika harganya Rp17.997. Rupiah naik 25 poin dari hari sebelumnya. Uang dari beberapa negara Asia juga ikut naik. Rupiah menguat karena ada harapan keadaan di Timur Tengah lebih damai setelah Presiden Amerika Donald Trump membatalkan rencana menyerang Iran. Tapi naiknya rupiah mungkin tidak banyak lagi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar rupiah atau kurs rupiah berhasil menguat seharian, pada akhir perdagangan Senin (3/8/2026) sore. Mata uang Garuda parkir di level 17.997 per dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup menguat 25 poin atau 0,14 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

1. Rincian mata uang yang menguat di Asia

Mayoritas mata uang di Asia bergerak menguat hingga sore ini, rinciannya:

Bath Thailand menguat 0,10 persen

Rupee India menguat 0,08 persen

Pesso Filipina menguat 0,33 persen

Won Korea menguat 10,60 persen

Yen Jepang menguat 0,70 persen

2. Alasan rupiah bisa menguat seharian

Pengamat pasar uang Lukman Leong mengatakan nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (3/8).

Sentimen positif datang dari meningkatnya harapan perdamaian di Timur Tengah setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan telah membatalkan rencana serangan terhadap Iran.

3. Rupiah masih menguat terbatas

Ia menilai meredanya ketegangan geopolitik tersebut dapat mendorong minat investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang seperti rupiah.

"Meski begitu, penguatan rupiah diperkirakan akan terbatas," tegasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article