Lama Hilang Kabar, Sistem Bayar Tol Nirsentuh Dicoba Lagi

- Pemerintah kembali membahas dan menyiapkan uji coba sistem pembayaran tol nirsentuh berbasis teknologi MLFF setelah sempat tertunda sejak rencana awal penerapan tahun lalu.
- Proyek MLFF sebelumnya terhenti karena perbedaan klaim keberhasilan antara BPJT dan PT Roatex Indonesia Toll System, sehingga kini akan diuji coba ulang untuk memastikan efektivitasnya.
- Uji coba MLFF tahun ini dilakukan secara menyeluruh dari penggunaan aplikasi hingga pembayaran diterima BUJT, dengan target penerapan segera setelah tes fungsional dinyatakan berhasil.
Jakarta, IDN Times - Sistem pembayaran tol nirsentuh dan tanpa membuka kaca kendaraan yang menggunakan teknologi Multi Lane Free Flow (MLFF) kembali dibahas.
Proyek yang rencananya diterapkan di awal tahun lalu itu sempat hilang kabar. Tahun ini, pemerintah berencana melakukan uji coba kembali.
“Terkait perkembangan MLFF ini memang sempat mengalami stagnansi. Dan Alhamdulillah di akhir tahun kemarin, kita mendapatkan rekomendasi dari BPKP, salah satunya adalah melanjutkan atau melakukan uji coba kembali,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
1. Penyebab MLFF sempat tak ada kelanjutan

Wilan mengatakan, proyek MLFF sempat tak berjalan karena keberhasilannya belum terbukti secara menyeluruh. Dia mengatakan, dari BPJT melihat belum berhasil, sementara dari PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) yang ditunjuk sebagai perusahaan yang mengimplementasikan MLFF menyatakan sudah berhasil.
“Karena yang sebelumnya ada dua klaim dari kami, BPJT atau PU itu menyatakan belum berhasil, tapi dari Roatex atau RITS itu menyatakan berhasil. Nah ini, kita rencanakan uji coba,” ujar Wilan.
2. Bakal diuji coba secara menyeluruh

Wilan mengatakan, uji coba MLFF tahun ini akan dilakukan secara menyeluruh, sampai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menerima pembayaran dari pengguna jalan melalui sistem MLFF.
“Uji coba ini kita akan lakukan secara end to end. Artinya dari mulai download aplikasi sampai ke pembayarannya diterima oleh BUJT,” kata Wilan.
3. Ditargetkan rampung dalam waktu dekat

Nantinya, uji coba MLFF akan melalui tes fungsional (functional test) sesuai ketentuan yang ditetapkan. Pihaknya menargetkan proyek itu bisa segera diterapkan dalam waktu dekat.
“Intinya the sooner, the better,” tutur Wilan.



















