Daycare stunting Rumah Pelita di Kota Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Ilhamsyah menyampaikan, pekerja muda yang telah berkeluarga kerap dihadapkan pada pilihan sulit dalam mengasuh anak. Dia menyebut sebagian harus menitipkan anak ke keluarga di kampung atau bahkan keluar dari pekerjaan.
Karena itu, KPBI meminta negara menyediakan fasilitas daycare di kawasan industri dan permukiman buruh agar anak-anak buruh dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta mendapatkan jaminan kesehatan dan pengasuhan.
Ilhamsyah juga menyoroti kondisi tempat tinggal buruh yang umumnya sempit serta dihadapkan pada kemacetan setiap hari. Dia menyatakan, dukungan terhadap program perumahan pemerintah dan berharap pembangunan dilakukan secara terintegrasi dengan kawasan industri agar buruh tidak perlu bergantung pada kendaraan pribadi, sehingga dapat menghemat biaya bahan bakar, mengurangi kemacetan, dan menekan tingkat stres.
Selain itu, KPBI menilai masih banyak pelanggaran terhadap aturan ketenagakerjaan. Ilhamsyah meminta agar fungsi pengawasan benar-benar diperkuat sehingga tidak ada lagi perusahaan yang membayar upah di bawah ketentuan, melakukan union busting, mengabaikan K3, maupun menerapkan hubungan kerja yang merugikan buruh.