Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Profil Inge Diana Rismawanti, Kawal Edukasi-Transformasi Layanan DJP

Profil Inge Diana Rismawanti, Kawal Edukasi-Transformasi Layanan DJP
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Inge Diana Rismawanti. (Dok/Istimewa).
Intinya Sih
Gini Kak
  • Inge Diana Rismawanti, pejabat senior DJP dengan pengalaman lebih dari 35 tahun, dikenal aktif mendorong edukasi dan modernisasi pelayanan pajak di Indonesia.
  • Lulusan STAN, Universitas Padjadjaran, serta dua universitas di Australia ini memiliki latar akademik kuat yang mendukung kiprahnya dalam reformasi dan komunikasi perpajakan nasional.
  • Inge akan menjadi pembicara di Indonesia Summit 2026 membahas implementasi sistem Coretax dalam sesi Leap Lab bertema 'Coretax A–Z: Mistakes, Myths, and Mastery'.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Di balik upaya pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, ada sosok Inge Diana Rismawanti yang telah lama berkiprah sebagai aparatur di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Dengan pengalaman puluhan tahun di bidang perpajakan, Inge dikenal sebagai salah satu figur yang aktif mendorong komunikasi, edukasi, serta modernisasi pelayanan pajak di Indonesia.

Nama Inge semakin dikenal publik saat mengemban tugas di bidang penyuluhan dan hubungan masyarakat DJP. Kini, Inge menjabat Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, DJP, Kementerian Keuangan.

Berbekal pengalaman panjang di bidang perpajakan, Inge Diana Rismawanti menjadi salah satu sosok penting dalam perjalanan transformasi DJP. Ia tak hanya berfokus pada penerimaan negara, tetapi juga pada upaya membangun kepercayaan publik melalui edukasi, transparansi, dan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.

Inge akan hadir menjadi salah satu pembicara dalam sesi Leap Lab bertajuk “Coretax A–Z: Mistakes, Myths, and Mastery” di Indonesia Summit 2026 by IDN Times.

Berikut profil Inge Diana Rismawanti.

Table of Content

1. Perjalanan karier Inge

1. Perjalanan karier Inge

ditjen pajak.jpeg
Ditjen Pajak (Dok. GGWP)

Karier Inge Diana Rismawanti di Direktorat Jenderal Pajak dimulai pada 1 Maret 1990 ketika resmi bergabung sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sejak saat itu, ia terus menunjukkan kinerja dan komitmen yang kuat dalam menjalankan berbagai tugas dan tanggung jawab di lingkungan DJP.

Ia pernah menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Penyuluhan Perpajakan dan aktif menyampaikan pentingnya pajak bagi pembangunan negara. Menurutnya, pajak yang dibayarkan masyarakat kembali digunakan untuk berbagai kepentingan publik, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga berbagai program subsidi dan bantuan sosial.

Karier Inge terus berkembang di lingkungan Kementerian Keuangan. Pada tahun-tahun berikutnya, ia dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP. Dalam peran tersebut, ia menjadi salah satu wajah utama komunikasi perpajakan pemerintah, termasuk dalam menjelaskan perkembangan penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital dan berbagai kebijakan perpajakan terkini.

Perempuan bergelar S.E., Ak., M.F.M., Ph.D tersebut memulai perjalanan profesionalnya di DJP sejak sekitar dua dekade lalu. Sepanjang kariernya, ia pernah menangani berbagai bidang, mulai dari pemeriksaan (audit), penyuluhan, hingga hubungan masyarakat.

Ia juga menjadi bagian dari tim reformasi perpajakan yang berperan dalam berbagai perubahan sistem administrasi dan layanan perpajakan di Indonesia. Dengan rekam jejak lebih dari 35 tahun pengabdian, Inge menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan reformasi perpajakan nasional.

Atas kompetensi dan pengalaman yang dimilikinya, pada 31 Mei 2024 Inge dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Kepala Kantor Wilayah DJP. Kepemimpinannya di tingkat wilayah menjadi bagian penting dari perjalanan karier yang terus berkembang. Selanjutnya, pada Februari 2026, ia kembali bertugas di Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat sebagai Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat.

Pengabdian panjang Inge mendapatkan apresiasi dari negara melalui penganugerahan Satyalancana Karya Satya X Tahun, XX Tahun, dan XXX Tahun oleh Presiden Republik Indonesia. Selain itu, ia juga menerima berbagai penghargaan atas kontribusinya dalam mendukung reformasi perpajakan dan penguatan komunikasi publik di bidang perpajakan.

2. Jenjang pendidikan yang pernah ditempuh

poster Indonesia Summit 2026
ilustrasi poster Indonesia Summit 2026 (instagram.com/Indonesia.KTT)

Dari sisi pendidikan, Inge memiliki latar belakang akademik yang kuat di bidang keuangan dan akuntansi. Ia menyelesaikan pendidikan Diploma III Akuntansi di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), meraih gelar Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas Padjadjaran, kemudian melanjutkan studi Master of Financial Management di Central Queensland University, Australia.

Ia juga menempuh pendidikan doktoral di bidang ilmu sosial di Curtin University, Australia. Pendidikan internasional tersebut membekalinya dengan wawasan global yang mendukung pelaksanaan tugas-tugas strategis di bidang perpajakan.

3. Inge jadi pembicara di Indonesia Summit 2026

Inge akan hadir menjadi salah satu pembicara dalam sesi Leap Lab bertajuk “Coretax A–Z: Mistakes, Myths, and Mastery” di Indonesia Summit 2026 by IDN Times. Dalam sesi tersebut, ia akan membahas berbagai aspek implementasi sistem Coretax, mulai dari tantangan, kesalahpahaman yang kerap muncul, hingga pemanfaatan sistem secara optimal.

Indonesia Summit (IS) 2026 merupakan sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema “The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age,” konferensi ini bukan hanya membahas wacana teknologi abstrak, melainkan juga mengkaji dampak nyata kecerdasan buatan (AI) terhadap kerangka kelembagaan nasional.

Dengan mempertemukan para arsitek kebijakan, penggerak ekonomi, dan konsumen inovasi, IS 2026 bertujuan untuk memahami bagaimana Indonesia dapat melompati tahapan-tahapan pembangunan dengan mengintegrasikan AI secara strategis ke dalam sektor publik dan swasta.

Kalau kamu tertarik untuk mendengar secara langsung insight dari para narasumber inspiratif di Indonesia Summit 2026, jangan lupa daftarkan diri kamu di bit.ly/IS_26. Siapa pun kamu, yuk, ikutan konferensinya!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
Jumawan Syahrudin
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More