Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Buruh Curhat ke Prabowo, 30 Persen Upah Habis untuk Bayar Kontrakan

Buruh Curhat ke Prabowo, 30 Persen Upah Habis untuk Bayar Kontrakan
Serikat buruh pada peringatan Hari Buruh di Monas (IDN Times/Trio Hamdani)
Intinya Sih
  • Ketua KPBI Ilhamsyah menyampaikan kepada Presiden Prabowo bahwa 20-30 persen upah buruh habis untuk membayar kontrakan setiap bulan.
  • Ilhamsyah menyoroti kondisi tempat tinggal buruh yang sempit dan kemacetan harian sebagai beban tambahan dalam kehidupan pekerja.
  • Ia mendukung program perumahan pemerintah yang terintegrasi dengan kawasan industri agar biaya hidup, penggunaan BBM, dan tingkat stres buruh dapat berkurang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Ketua Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Ilhamsyah menyampaikan tingginya biaya hidup yang ditanggung oleh kaum buruh saat ini sangat membebani pengeluaran bulanan.

Hal itu disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, yang juga dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto, Jumat (1/5/2026).

"Karena 20-30 persen pengeluaran dari upah habis untuk membayar kontrakan setiap bulannya," kata dia di depan Prabowo.

Tingginya pengeluaran tersebut diperparah dengan kondisi tempat tinggal yang sempit serta kemacetan lalu lintas yang harus dihadapi setiap hari saat menuju tempat kerja. Untuk itu, Ilhamsyah mendukung program penyediaan perumahan yang tengah dijalankan oleh pemerintah saat ini.

"Kami sangat berharap program perumahan yang akan dibangun oleh negara adalah program perumahan yang terintegrasi dengan kawasan-kawasan industri," tuturnya.

Menurutnya, integrasi antara kawasan perumahan dan tempat bekerja akan memberikan dampak positif bagi para buruh. Salah satunya, mengurangi ketergantungan pada penggunaan sepeda motor, sehingga pengeluaran untuk bahan bakar minyak (BBM) dapat ditekan.

Selain itu, Ilhamsyah menambahkan, integrasi tersebut juga dapat mengurangi tingkat kemacetan di jalan raya serta menurunkan tingkat stres yang dialami buruh akibat perjalanan yang panjang.

"Perumahan yang terintegrasi dengan kawasan adalah jalan yang terbaik. Dan ini adalah cara kita untuk meningkatkan kesejahteraan buruh," ujarnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Related Articles

See More