Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Listrik Padam di Stasiun MRT Disebabkan Gangguan Pasokan dari PLN
Ilustrasi MRT Jakarta. (Duniaku/Fahrul Razi)
  • Sejumlah stasiun MRT Jakarta mengalami pemadaman listrik sekitar pukul 17.57 WIB akibat gangguan pasokan dari PLN di sisi CSW.
  • Seluruh stasiun layang sempat blackout namun kini telah dinormalkan kembali, dengan petugas terus memantau kondisi di lapangan.
  • PT MRT Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan menegaskan keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sejumlah stasiun MRT Jakarta mengalami pemadaman listrik pada sore tadi, sekitar pukul 17.57 WIB, Kamis (9/4/2026). PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan pemadaman listrik disebabkan oleh kendala pasokan listrik dari sisi PLN (CSW).

Kendala tersebut mengakibatkan sebagian fasilitas stasiun, seperti penerangan, elevator, eskalator, dan beberapa fasilitas lainnya mengalami gangguan.

1. Stasiun layang MRT Jakarta blackout

Ilustrasi MRT Jakarta. (Duniaku/Fahrul Razi)

Akibat pemadaman itu, manajemen mengakui seluruh stasiun layang atau elevated sempat mengalami kondisi blackout. Namun, saat ini kondisi tersebut telah berhasil dinormalkan kembali.

Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo mengatakan saat ini kondisi stasiun telah normal kembali.

“Saat ini, petugas di lapangan MRT terus memantau kondisi dan memastikan layanan tetap berjalan dengan baik. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan secara berkala,” ucap Rendy dikutip dari keterangan resmi.

2. MRT pantau kondisi di lapangan

Dok. Istimewa / MRT Jakarta

Saat ini, petugas di lapangan MRT terus memantau kondisi dan memastikan layanan tetap berjalan dengan baik.

“Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan secara berkala,” kata Rendy.

3. MRT Jakarta minta maaf

MRT Jakarta (IDN Times/Fitria Madia)

Atas gangguan yang dialami, MRT Jakarta menyampaikan permohonan maaf.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya, keselamatan Pelanggan MRT Jakarta tetap menjadi prioritas kami,” tutur Rendy.

Editorial Team